Ramadhan di Jerman

Tantangan Hingga Tradisi Khas Ramadhan di Jerman, Unik dan Menarik, Moms!

Saat bulan Ramadhan tiba, umat Islam bersama-sama menunaikan kewajibannya untuk berpuasa selama satu bulan penuh. Begitu pula yang dilakukan para muslim di Jerman. Meskipun bukan negara dengan populasi mayoritas muslim, muslim di Jerman juga memiliki nuansa tersendiri untuk menghidupkan suasana Ramadhan di sana.

Tradisi Ramadhan di Jerman

Tantangan Hingga Tradisi Khas Ramadhan di Jerman, Unik dan Menarik, Moms!

Di Jerman sendiri, ada banyak sekali komunitas muslim dari berbagai negara, sebut saja Turki, Arab Saudi, Pakistan, hingga Indonesia. Masjid-masjid pun ramai dengan acara Ifthar setiap harinya. Begitu pula dengan Masjid Indonesia yang ada di beberapa kota besar di Jerman. Biasanya, para mahasiswa berbondong-bondong datang ke masjid karena diadakan Ifthar jama'i di mana mereka dapat makan gratis sepuasnya. Enak, kan?

baca juga

Tradisi Kleinmarkthalle

Tantangan Hingga Tradisi Khas Ramadhan di Jerman, Unik dan Menarik, Moms!
source: http://www.panorama-magz.com/

Tradisi lain yang juga menarik adalah Kleinmarkthalle, yaitu adanya sebuah pasar tradisional di Frankfurt yang menjual beragam makanan berbuka puasa. Beberapa makanan yang dijual antara lain kue-kue manis dan beragam olahan camilan dengan bahan dasar kurma. Biasanya, kurma disajikan dengan isian yang menambah cita rasa kurma, mulai dari kacang hingga krim jeruk. Yum!

Hadiah Kurma Berlapis Cokelat Untuk Anak
 

Tantangan Hingga Tradisi Khas Ramadhan di Jerman, Unik dan Menarik, Moms!
source: http://www.wholesomelicious.com/

Selain itu, ada pula tradisi dari beberapa komunitas yang menarik dan unik. Sebut saja tradisi memberi kurma berlapis cokelat untuk anak-anak yang berhasil menjalankan puasa selama satu hari penuh. Tradisi ini dilakukan dengan meletakkan kurma dalam kotak kalender yang didesain mirip dengan kalender advent. Pada tiap kotak terdapat tanggal terhitung sejak tanggal 1 Ramadhan hingga Idul Fitri. Apabila seorang anak berhasil menjalankan ibadah puasa selama sehari penuh, maka ia akan mendapatkan kurma berlapir cokelat pada hari itu. 

baca juga

Ramadanzelt

Tantangan Hingga Tradisi Khas Ramadhan di Jerman, Unik dan Menarik, Moms!

Ramadanzelt (Tenda Ramadhan) juga menjadi salah satu tradisi muslim di Jerman untuk menghidupkan suasana Ramadhan. Ini merupakan acara buka puasa bersama yang diadakan masyarakat muslim dan komunitas-komunitas muslim di sana. Di beberapa kota juga diadakan Stadtifthar (Ifthar Kota) di mana seluruh muslim dalam satu kota berkumpul dan berbuka puasa bersama. Pada satu hari itu pula Adzan akan berkumandang di Jerman.

Tantangan Ramadhan di Jerman

Tantangan Hingga Tradisi Khas Ramadhan di Jerman, Unik dan Menarik, Moms!
source: https://www.spiegel.de/

Meskipun memiliki beragam tradisi seru, berpuasa di Jerman tidaklah mudah. Di sana, para muslim harus siap menahan godaan karena tentu tidak ada toko makanan yang tutup selama bulan Ramadhan. Tidak hanya itu, Ramadhan yang beberapa tahun belakangan ini jatuh pada musim panas membuat durasi puasa menjadi lebih lama.

Setidaknya, muslim di Jerman harus menahan haus dan lapar selama kurang lebih 18 jam! Sisanya, selama 6 jam mereka harus mengejar waktu berbuka, shalat Maghrib dan Isya, shalat tarawih, tidur, dan kembali bangun untuk sahur. Perjuangan yang tidak mudah, bukan?