Kapan Bayi Merangkak?

Setiap bayi memiliki perkembangan yang berbeda-berbeda. Namun, untuk kemampuan merangkak biasanya diperlihatkan bayi di usia sebelum 1 tahun, yaitu tepatnya di usia 10 bulan. Gaya merangkak setiap bayi juga bervariasi lho, Moms.

Ada yang bergerak seperti ulat dengan menggeserkan perutnya, seperti posisi duduk dengan bergerak maju dan bear crawl atau merangkak seperti beruang berjalan. Kamu enggak perlu khawatir jika gaya merangkak si kecil berbeda dengan bayi lainnya, karena yang penting adalah si kecil bergerak. 
 

source: http://www.parents.com


Kemampuan merangkak bayi enggak hanya dilihat dari usia saja, melainkan dari perkembangannya. Umumnya bayi mulai merangkak apabila sudah bisa duduk sendiri tanpa bantuan. Pada saat ini, otot-otot bayi terutama tangan dan kaki sudah cukup kuat untuk menopang badannya sewaktu bergerak.


 

baca juga

Beberapa Bayi Tidak Merangkak

Ternyata enggak semua bayi melewati tahapan merangkak lho, Moms. Ada beberapa bayi yang setelah bisa duduk tanpa bantuan, langsung belajar merambat maupun berdiri, tanpa melewati tahapan merangkak terlebih dahulu. Tapi, kamu enggak usah khawatir kalau ternyata bayimu salah satunya, karena menurut ahli hal ini normal. Jadi bukan merupakan indikasi keterlambatan tumbuh-kembang. 

Berbeda dengan duduk ataupun berdiri, kemampuan merangkak merupakan fase perkembangan yang cukup sulit ditebak, sehingga para ahli tidak mencantumkannya dalam dalam indikasi keterlambatan tumbuh-kembang. Malahan menurut mereka, yang perlu dikhawatirkan ibu adalah bayi tidak bisa duduk sendiri, tidak bisa mengambil benda, tidak bisa berguling, tidak berdiri dan sebagainya. 
 

source: https://www.boldsky.com



 

Stimulasi agar Bayi Merangkak

Meski bukan termasuk dalam indikasi tumbuh kembang, namun kamu tetap perlu melatih kemampuan bayimu merangkak. Ini penting untuk memperkuat otot tangan dan kakinya. Untuk itu, lakukan beberapa hal berikut ini: 

1) Perbanyak Waktu Tummy Time

Sejak si kecil lahir, sering-sering meletakkan badannya dengan posisi tengkurap di atas dada dan sekitar perutmu atau disebut tummy time. Selain untuk bonding, cara ini juga bisa melatih kekuatan otot si kecil sebagai modalnya untuk merangkak nanti. 

2) Latih Si Kecil Mengambil Benda
Coba deh kamu menstimulasi kemampuan merangkak si kecil dengan meletakkan benda yang menarik perhatiannya sekitar 1 meter di hadapannya. Goyang-goyang benda tersebut dan minta si kecil mengambilnya. Hal ini akan melatih kemampuan si kecil untuk bergerak maju. 

3) Merangkak Bersama 
Kamu juga bisa mengajak si kecil merangkak bersama dengan mencontohkan cara merangkak. Anak adalah peniru ulung, dan mungkin saja gerakan merangkakmu itu akan ditirunya. 
 

source: https://lng2dthf2c-flywheel.netdna-ssl.com