Akhir-akhir ini tengah viral curhatan seorang ayah yang anaknya menderita penyakit kulit setelah dipegang 'sembarangan' oleh orang ketika diajak ke kondangan. Dalam postingan tersebut, bayi Ryu yang berusia 7 bulan tiba-tiba mengalami gatal-gatal di pipi, kemerahan, bahkan sampai keluar cairan dan darah. Sang ayah lalu menghimbau semua orang agar tidak sembarangan dalam memegang bayi orang lain, apalagi dengan tangan kotor atau belum disterilkan.

Postingan ini kemudian menuai pro dan kontra, ditambah dalam postingan tersebut ayah Ryu mengatakan bahwa ia adalah orang yang clean freak alias sangat amat menjaga kebersihan. Warganet menganggap bahwa sakit yang diderita oleh bayi Ryu adalah karena kebiasaan ayahnya yang terlalu menjaga kebersihan, sehingga saat dipegang 'sembarangan' oleh orang lain kulitnya menjadi 'kaget' dan sensitif.

Kisah Viral Baby Ryu yang Terserang Dermatitis Atopik, Bagaimana Cara Perawatannya?

Apa Itu Dermatitis Atopik?

Ramai diperbincangkan, ternyata penyakit kulit yang diderita oleh bayi Ryu tersebut adalah Dermatitis Atopik atau Eksim Atopik. Dalam postingannya, ayah Ryu mengaku bahwa ia sampai menghabiskan jutaan rupiah untuk mengobati penyakit anaknya ini. Lalu apa sebenarnya dermatitis atopik ini?

Dermatitis atopik adalah kondisi kulit kronis yang menyebabkan serangan gatal-gatal, kulit meradang, dan pecah-pecah. Pada bayi gejala ini biasanya muncul di bulan ke dua atau ketiga di bagian wajah atau kulit kepala. Saat kondisi ini menimpa bayi, mereka akan menggesekkan kulit yang gatal pada seprai, karpet, atau benda-benda di sekitarnya untuk meringankan gatal, hal inilah yang sering memicu infeksi. Dermatitis atopik umumnya disebabkan oleh riwayat pribadi atau keluarga terhadap eksim, alergi, atau asma.

Apa Itu Dermatitis Atopik?
baca juga

Tips Mencegah dan Merawat Bayi dengan Dermatitis Atopik

Selain karena keturunan, dermatitis atopik rentan menyerang bayi karena sistem imun yang belum sempurna, sehingga bereaksi berlebih terhadap hal yang biasa bagi orang lain seperti debu dan keringat. Jadi kasus yang menimpa bayi Ryu ini bukan sepenuhnya karena ia dipegang oleh orang lain saat kondangan, melainkan bayi Ryu sudah ada riwayat penyakit ini sebelumnya, dan pegangan orang-orang ketika kondangan memicu eksim atopik muncul semakin parah.

Dan karena dermatitis atopik ini merupakan suatu riwayat alergi, maka tidak ada obat khusus yang bisa menyembuhkannya. Tapi bagi moms yang memiliki riwayat alergi dermatitis atopik dan telah menurun ke anak seperti yang dialami oleh baby Ryu dan ayahnya, bisa merawat dan mengurangi faktor-faktor pencetus dermatitis atopik, seperti:

Tips Mencegah dan Merawat Bayi dengan Dermatitis Atopik

Jangan Terlalu Menjaga Bayi Agar Bebas Kuman

Menjaga agar bayi selalu dalam keadaan bersih tentu merupakan hal yang baik. Namun terlalu menjaga bayi secara berlebihan seperti selalu melarangnya bermain di lantai atau mengharuskan setiap orang yang ingin memegang bayi untuk memakai hand sanityzer terlebih dulu, dapat membuat sistem pertahanan tubuhnya jarang mengenali hal-hal penyebab alergi sehingga akhirnya menjadi mudah 'kaget' dan semakin sensitif. Sebaiknya jika bayi memiliki riwayat alergi batasi orang-orang yang ingin menyentuh bayi moms tapi jika tidak tentu bukan masalah saat ada orang yang ingin memegang bayi moms, asal dalam keadaan tangan bersih.

Jangan Terlalu Menjaga Bayi Agar Bebas Kuman
baca juga

Selalu Jaga Agar Kulit Bayi Tetap Lembab

Tips yang bisa dilakukan agar kulit bayi selalu lembab yaitu, jangan memandikan bayi dengan air yang terlalu panas, pastikan untuk menggunakan sabun yang mengandung pelembab, keringkan badan bayi dengan cara ditepuk-tepuk ringan dengan handuk bukan digesek, dan segera oleskan pelembab setelah bayi dimandikan. 

Selalu Jaga Agar Kulit Bayi Tetap Lembab

Kenali Hal-Hal yang Memicu Alergi Anak Timbul

Melarang bayi untuk makan beberapa jenis makanan tertentu atau menghindarkan bayi untuk bertemu banyak orang bukanlah cara tepat untuk meminimalisir dermatitis atopik. Faktanya tidak ada makanan khusus yang dapat memicu penyakit ini timbul, tapi moms harus tetap memperhatikan reaksi dari makanan yang diberikan kepada bayi dengan riwayat alergi.

Tidak memberikan asupan makanan tertentu pada bayi justru dapat membuatnya kekurangan gizi dan nutrisi. Melarang bayi untuk dipegang oleh orang lain tentu merupakan hak orang tua sebagai upaya untuk melindungi anaknya. Tapi jika hal tersebut malah membebani moms dan membuat bayi jadi tidak pernah bertemu dengan banyak orang banyak padahal ia juga butuh untuk bersosialisasi, rasanya kurang bijak.

Cukup berikan pengertian kepada orang lain untuk membersihkan tangan terlebih dulu sebelum memegang bayi moms jika memang dirasa dermatitis atopik akan kambuh jika kulit bayi bersentuhan dengan kulit orang lain.

Kenali Hal-Hal yang Memicu Alergi Anak Timbul