Berpuasa berarti menahan lapar dan haus dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Itu artinya tubuh tidak akan mendapatkan asupan makanan atau minuman selama seharian penuh. Rasa lemas dan lesu tentu akan sering dialami oleh orang yang berpuasa, itulah sebabnya diperlukan asupan makanan yang sehat saat sahur dan berbuka untuk mencukupi gizi dan nutrisi tubuh selama tidak mendapatkan asupan makanan seharian. 

Agar Tekanan Darah Tetap Stabil Selama Puasa, Konsumsi 7 Makanan Ini Moms

Makanan yang Bisa Menjaga Tekanan Darah Agar Tidak Tinggi

Memilih makanan sehat tidak hanya diperlukan tubuh untuk mencukupi nilai gizi dan nutrisi selama berpuasa, pemilihan makanan yang tepat juga harus dilakukan oleh beberapa orang dengan riwayat kesehatan tertentu seperti hipertensi. Penderita hipertensi harus lebih selektif dalam memilih makanan, di mana makanan tersebut harus bisa menjaga tekanan darah agar tidak tinggi sehingga ibadah puasa pun akan bisa dijalani dengan baik dan dalam kondisi tubuh sehat. Beberapa jenis makanan yang bisa dipilih agar tekanan darah selalu terjaga adalah sebagai berikut.

Makanan yang Bisa Menjaga Tekanan Darah Agar Tidak Tinggi
baca juga

Pisang

Dalam sebuah pisang berukuran sedang terkandung sekitar 420 mg potasium. Potasium adalah salah satu zat gizi yang dapat membantu mengatur tekanan darah karena bisa meminimalkan dampak dari natrium. Asupan potasium yang direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh orang dewasa adalah 4700 miligram perhari, jadi memakan 1-2 buah pisang setiap hari dapat membantu menjaga kestabilan tekanan darah.

Pisang

Tomat

Tomat memiliki kandungan likopen dan antioksidan yang kaya, antioksidan memiliki fungsi untuk menangkal radikal bebas, sedangkan likopen dipercaya baik untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Jadi mengonsumsi setidaknya satu buah tomat setiap hari selama puasa akan membantu menjaga agar tekanan darah tidak tinggi.

Tomat
baca juga

Semangka

Kandungan senyawa L-citrulline dalam semangka dipercaya dapat membantu relaksasi pembuluh darah, sehingga akan baik dikonsumsi untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Selain itu semangka juga baik dikonsumsi oleh penderita anemia.

Semangka

Alpukat

Meskipun dikenal sebagai buah dengan kandungan lemak yang tinggi, tapi lemak yang terdapat di dalam alpukat adalah lemak yang baik bagi tubuh. Selain lemak baik, alpukat juga kaya akan kalium yang mampu menstabilkan tekanan darah. Kandungan terbaik di dalam alpukat yaitu berada pada daging buah yang letaknya paling dekat dengan kulit.

Alpukat

Yogurt

Kandungan bakteri baik dalam yogurt diyakini dapat membantu menurunkan tekanan darah atau menjaga kestabilannya. Untuk mendapatkan manfaat dari yogurt, pilih yogurt dengan kandungan lemak rendah. Penderita hipertensi harus menghindari makanan yang mengandung lemak trans dan juga lemak jenuh. 

Yogurt

Kentang

Kaya akan nutrisi yang baik untuk kesehatan seperti potasium dan magnesium, kentang akan mampu menurunkan kadar tekanan darah. konsumsi kentang yang baik adalah dengan merebus atau memanggangnya, hindari penambahan margarin atau garam secara berlebihan karena bahan tambahan tersebut justru tidak baik dikonsumsi oleh penderita hipertensi. Hindari juga untuk memasak kentang dengan cara digoreng agar kandungan lemak jenuh dalam minyak tidak ikut terkonsumsi.  

Kentang

Ubi

Ubi, terutama yang berwarna ungu memiliki senyawa antioksidan yang tinggi. Antioksidan sendiri berguna untuk menangkal radikal bebas, menurut penelitian mengonsumsi dua porsi kecil ubi setiap hari akan dapat menurunkan tekanan darah sekitar 4 persen tanpa menyebabkan kenaikan berat badan.

Ubi