1. Wadah Harus Steril

Tempat meyimpan Asi perah harus steril dan bersih dari kotoran maupun bakteri apapun. Untuk meyakinkan wadah asi bersih, rendam terlebih dahulu menggunakan ai panas mendidih selama beberapa menit. Setelah itu keringkan menggunakan tisu kering. 

source: http://i.huffpost.com

2. Gunakan Botol Kaca 

Wadah botol yang terbuat dari kaca sangat direkomendasikan sebagai wadah asi perah agar tak cepat basi. Pertama cuci terlebih dahulu botol kaca menggunakan air panas untuk membuat bakteri mati. Cara lainnya, mom bisa memasak botol di dalam air mendidih selama kurang lebih 5 menit. 

source: https://www.containerstore.com
baca juga

3.Simpan di Freezer

Asi perah akan awet selama 6 bulan jika disimpan di dalam freezer dalam suhu yang optimal di bawah titik beku 0 derajat celcius. Sebelum menyimpannya di dalam freezer, bersihkan bagian luar botol terlebih dahulu menggunakan air hangat agar tetap bersih. 

source: https://www.verywell.com

4. Gunakan Cooler Box

Sebagai working mom biasanya kamu meluangkan waktu di sela-sela pekerjaan, untuk memerah asi dan dikirim ke rumah. Nah, agar asi perah awet hingga sampai di rumah, sebaiknya mom menggunakan cooler box  alias kotak pendingin di selama perjalanan. 

source: https://www.aliexpress.com