Bantu Anak Memahami Konsep 

Ini yang Bisa Moms Lakukan Saat Tuntutan Pergaulan Anak Terlalu Tinggi
source: https://www.drynites.com.au/

Sebagian besar anak mungkin tidak mengetahui bahwa ia sedang mendapatkan tekanan teman dari sebaya ketika itu terjadi. Itulah sebabnya penting bagi orangtua untuk mengajari anak mengenai bagaimana tekanan teman sebaya terjadi dan cara untuk menghadapinya. Memperlihatkan mainan atau barang baru pada teman merupakan hal yang wajar dilakukan. Namun, jika sampai membatasi pertemanan hanya karena kepemilikan barang, tentu ini merupakan sesuatu yang salah.

Buat Kesepakatan

Ini yang Bisa Moms Lakukan Saat Tuntutan Pergaulan Anak Terlalu Tinggi
source: https://singaporemotherhood.com/

Anak-anak kerap menyerah pada tekanan teman sebaya karena mereka merasa tidak punya agar dapat memiliki teman. Namun, Mommy dapat membantunya untuk bisa yakin bahwa hal tersebut tidak berpengaruh pada ikatan pertemanan yang sejati. Bantulah anak untuk bisa berkompromi dan membuat kesepatakan pada teman-temannya selain dari memiliki atau menggunakan barang-barang tertentu.  

baca juga

Ajarkan Respon yang Tepat

Ini yang Bisa Moms Lakukan Saat Tuntutan Pergaulan Anak Terlalu Tinggi
source: https://preteenministry.net/

Saat ada teman yang menertawakan si kecil karena tempat makannya kuno atau tasnya bukanlah model terkini, tentu anak akan terdorong untuk mengganti apa yang dimilikinya agar bisa diterima dalam pergaulannya tanpa harus diejek atau ditertawakan. Untuk mencegah ini terjadi, Mommy dapat mengajarkan anak beberapa respon untuk menjawab ejekan sehingga kepercayaan diri anak tidak terganggu. Salah satunya adalah dengan mengatakan bahwa apa yang dimiliki merupakan apa yang dia sukai. Jadi, bukan masalah jika ia tidak menggunakan apa yang sedang populer di kalangan anak-anak sebayanya.

Tingkatkan Harga Diri Anak

Ini yang Bisa Moms Lakukan Saat Tuntutan Pergaulan Anak Terlalu Tinggi
source: https://medium.com/

Anak-anak memiliki rasa percaya diri kurang lebih mungkin untuk menyerah pada tekanan teman sebayanya. Bantulah anak agar dapat merasa senang dengan pilihannya sendiri. Caranya adalah dengan sering memberinya kesempatan untuk secara bebas mendiskusikan kesukaan dan ketidaksukaannya. Dengarkan preferensinya tanpa menimpali, baik itu tentang makanan yang dia sukai, mainan favoritnya, atau tempat jalan-jalan yang ternyata menurutnya membosankan. Pembicaraan seperti ini dapat memberinya kepercayaan diri untuk berbicara dengan teman-temannya serta berpegang teguh pada apa yang disukainya tanpa harus ikut-ikutan dengan teman.