Fungsi Bulu Kemaluan Wanita  
           

Bulu kemaluan yang tumbuh pada daerah kewanitaan mulai dari usia pubertas kerap menandakan kematangan seorang wanita terutama dari segi seksual. Namun, tak dapat dipungkiri bahwa seringkali adanya bulu kemaluan pada wanita ini kerap dianggap mengganggu atau dapat menimbulkan rasa tidak nyaman bagi sebagian orang. Sebelum memutuskan untuk mencukur bulu kemaluan, ada baiknya kita sebagai wanita mengetahui terlebih dahulu apa saja sih fungsi dari terciptanya bulu kemaluan wanita ini, Moms.

Kehadiran bulu kemaluan wanita tentu bukan tanpa alasan loh, Moms. Berikut ini beberapa fungsi dari bulu kemaluan wanita yang perlu Moms ketahui antara lain:

  • Mencegah masuknya bakteri ke kemaluan wanita.
  • Mencegah kemaluan wanita dari infeksi jamur.
  • Menjaga area kemaluan tetap kering dari keringat saat berolahraga.
  • Melindungi kemaluan wanita dari terjadinya gesekan berlebih dengan celana dalam.
  • Mengatur sirkulasi udara dan suhu di sekitar kemaluan wanita.
  • Sebagai lapisan bantalan pelindung kemaluan wanita pada saat berolahraga, duduk atau bersepeda.
  • Menghasilkan senyawa kimia Feromon yang dapat menarik lawan jenis atau pasangan saat bercinta.
  • Mencegah terjadinya penyakit seksual menular.
Fakta Bulu Kemaluan Wanita, Ketahui Tips Aman Mencukurnya Moms

Manfaat Mencukur Bulu Kemaluan Untuk Wanita

Bulu kemaluan wanita memang memiliki fungsinya tersendiri yang mungkin membuat Moms jadi seketika ‘sayang’ jika ingin memotong atau mencukurnya setelah mengetahui manfaatnya. Tetapi mencukur bulu kemaluan pun juga tak ada salahnya bahkan sebenarnya bermanfaat nih, Moms.

Apa saja manfaat mencukur bulu kemaluan? Diantaranya dapat mengurangi bau tidak sedap pada kemaluan, membuat area kemaluan terlihat lebih bersih dan percaya diri di depan suami serta kotoran dan sel kulit mati pada daerah organ intim akan lebih mudah dibersihkan saat bulu kemaluan dicukur lebih tipis.

Fakta Bulu Kemaluan Wanita, Ketahui Tips Aman Mencukurnya Moms
baca juga

Tips Mencukur Bulu Kemaluan Untuk Wanita
​​​​​​

Mencukur bulu kemaluan tentu ada manfaatnya, namun jika dilakukan secara benar ya, Moms. Tak perlu dicukur sampai habis, cukup dipangkas hingga tipis saja. Agar pengalaman mencukur pertama kali tidak terasa membingungkan sekaligus untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya iritasi akibat mencukur bulu kemaluan, ini dia berbagai tips aman yang bisa Moms ikuti:

  1. Gunakan sisir dan gunting kecil untuk merapikan bulu kemaluan yang tebal, panjang atau mencuat keluar sebelum menggunakan alat cukur. Pastikan gunting dan alat-alat yang akan digunakan dalam keadaan bersih.
  2. Setelah memangkas bulu kemaluan hingga lebih pendek, basuh kemaluan dan area sekitarnya dengan air hangat. Hal ini bertujuan untuk membuat kulit kemaluan wanita lebih rileks.
  3. Sebelum mulai mencukur, oleskan area terluar kemaluan dengan krim atau minyak khusus mencukur untuk mencegah lecet akibat pisau cukur.
  4. Gunakan pisau cukur dengan bentuk kepala yang melengkung atau sebaiknya gunakan alat cukur yang diperuntukan khusus area sensitif wanita yang kini sudah banyak tersedia.
  5. Pastikan pisau cukur yang digunakan untuk mencukur bulu kemaluan dalam keadaan tajam dan bersih. Bila perlu gunakan alkohol untuk membersihkan pisau cukur terlebih dahulu.
  6. Regangkan kulit di daerah kemaluan untuk kemudahan mencukur.
  7. Jangan mencukur bulu kemaluan sampai habis atau botak. Sisakan bulu pendek sekitar 0,5 cm.
  8. Setelah selesai mencukur area kemaluan, kompres dengan air hangat atau oleskan krim pelembab yang tidak mengandung alkohol atau pewangi. Bisa juga gunakan baby oil untuk menjaga kelembapan kulit dan mencegah iritasi pasca mencukur.
  9. Selalu bersihkan pisau cukur setelah digunakan dan bersihkan kembali ketika akan dipakai.
Fakta Bulu Kemaluan Wanita, Ketahui Tips Aman Mencukurnya Moms