1. Utamakan Kesehatan dan Keselamatan Si Kecil

1. Utamakan Kesehatan dan Keselamatan Si Kecil

Mengajak si kecil liburan terutama mendaki gunung tidak bisa sembarangan, Moms. Terlebih kondisi masing-masing anak berbeda. Selalu sempatkan untuk berkonsultasi dengan dokter dan melakukan pemeriksaan kesehatan si kecil secara lengkap sebelum memutuskan untuk pergi. Jika semuanya baik-baik saja, lanjutkan sesuai rencana. Namun jika tidak, simpan dulu Moms cita-cita mendaki gunung bersama anak untuk beberapa waktu. Moms bisa mencoba kembali untuk mengajak si kecil ketika umurnya sudah lebih besar. Mendaki gunung tidak dapat dianggap sepele terutama jika membawa anak kecil. Terlebih, suhu puncak gunung yang dingin akan sangat kasihan jika si kecil sedang tidak fit.

2. Rencanakan Tujuan dan Waktu Sebaik Mungkin

2. Rencanakan Tujuan dan Waktu Sebaik Mungkin

Jika kondisi kesehatan si kecil sangat bersahabat. Moms dan Dads bisa nih untuk mulai membuat rencana perjalanan dengan menimbang waktu yang terbaik. Gunung yang di pilih sebaiknya disesuaikan dengan kondisi si kecil. Pilihlah gunung yang track-nya masih ringan dan family friendly. Selain itu usahakan untuk cari transportasi yang aman dan nyaman agar si kecil tidak rewel. Beri jeda waktu yang luang, agar si kecil tidak kaget dan kelelahan karena jadwal yang disusun terlalu padat. Waktu ideal untuk naik gunung dengan track yang ringan kurang lebih 4 hari sudah termasuk pulang dan pergi. 

baca juga

3. Pilihlah Alat Mendaki yang Aman dan Nyaman

3. Pilihlah Alat Mendaki yang Aman dan Nyaman

Selain kondisi kesehatan dan rencana yang rinci, perlengkapan gunung pun tak luput dari sorotan. Pilihlah perlengkapan gunung dengan kapasitas besar dan bahan yang berkualitas sehingga seluruh anggota keluarga akan nyaman selama pendakian. Moms dan Dads bisa juga membeli tas gunung/carrier yang bisa sekaligus dijadikan gendongan ketika si kecil sudah lelah atau mengantuk di tengah-tengah pendakian.

Pilih juga sleeping bag yang memiliki lapisan alumunium foil sehingga suhu tubuh tetap hangat meskipun di luar dingin. Bisa mulai dicicil nih Moms dan Dads perlengkapannya, karena tahu sendiri kan kalau alat-alat gunung yang berkualitas harganya lumayan menguras kantong.

4. Siapkan Logistik Khusus Anak

4. Siapkan Logistik Khusus Anak

Kebanyakan, makanan yang dibawa saat mendaki lebih kepada makanan instan yang mudah untuk dimasak. Lain halnya jika Moms dan Dads membawa si kecil. Siapkan bahan makanan yang sehat dan bergizi sehingga nutrisi yang dibutuhkan si kecil tetap terpenuhi. Moms bisa menyiapkan cemilan sehat seperti pisang atau yang lainnya untuk pengganjal perut si kecil di tengah-tengah pendakian. Sediakan juga air putih yang cukup agar seluruh anggota keluarga tidak dehidrasi selama perjalanan.

baca juga

5. Selalu Sedia P3K yang Lengkap

5. Selalu Sedia P3K yang Lengkap

Membawa alat P3K yang lengkap akan sangat membantu apalagi jika membawa si kecil. Moms dan Dads bisa membawa minyak esensial untuk menghangatkan atau untuk mengobati gatal si kecil jika tergigit nyamuk di hutan. Membawa persiapan oksigen tambahan juga sama pentingnya mengingat bisa saja tekanan udara di puncak berbeda dengan udara di kaki gunung yang membuat si kecil sesak. Persiapkan sedetail mungkin ya, Moms.

6. Biarkan Si Kecil Mengenal Secara Perlahan

6. Biarkan Si Kecil Mengenal Secara Perlahan

Ini merupakan pengalaman pertama dan bahkan bisa menjadi pengalaman yang tak bisa terlupakan oleh si kecil. Karena tujuannya adalah untuk mengenalkan si kecil pada alam, jadi fokuslah saja dengan hal itu. Kenalkan secara perlahan tentang pohon atau hewan kecil yang dia temui selama pendakian. Moms dan Dads bisa juga mendaki sambil menceritakan tentang keindahan alam yang membuat si kecil semakin semangat untuk sampai ke puncak. Buatlah suasana yang menyenangkan untuk si kecil. Bernyanyi dengan tema petualang juga bisa dijadikan pilihan.