Mengajarkan anak untuk selalu menjaga kebersihan diri adalah hal yang wajib dilakukan oleh orang tua. Salah satu kegiatan membersihkan diri yang harus dibiasakan pada anak adalah menyikat gigi. Saat ini di pasaran tersedia beragam pilihan sikat gigi yang menawarkan berbagai fitur khusus untuk anak. Tapi tak hanya itu yang perlu moms perhatikan, yang lebih penting adalah bagaimana moms menjaga agar sikat gigi anak selalu dalam keadaan baik dan bersih. 

Dampak Buruk Sikat Gigi Kotor Pada Anak, Ketahui Cara Menyimpan yang Benar Yuk!

Dampak Buruk Sikat Gigi Kotor pada Anak

Menaruh sikat gigi anak secara sembarangan di setiap sudut kamar mandi, atau membiarkannya dalam keadaan terbuka dapat menjadikannya sarang bakteri. Salah satu bakteri yang paling rentan menempel adalah E.coli yang dapat memicu diare pada anak. Bakteri ini paling banyak bersarang di kamar mandi. Selain itu, bakteri lain yang kemungkinan bisa menempel pada sikat anak yaitu Streptococcus mutans dan Lactobacilus yang bisa membuat gigi anak jadi sensitif, muncul lubang, hingga terasa nyeri saat makan. Sikat gigi anak yang kotor juga bisa jadi pemicu beberapa penyakit mulut seperti penyakit gusi, sariawan, hingga pendarahan di mulut.  

Dampak Buruk Sikat Gigi Kotor pada Anak
baca juga

Cara Menyimpan Sikat Gigi Anak yang Benar

Untuk mencegah berbagai masalah yang bisa muncul, moms bisa melakukan pencegahan dengan selalu menjaga kebersihan sikat gigi. Seperti dengan cara menyimpannya dengan benar. Cara pertama untuk mencegah sikat gigi anak terpapar bakteri adalah dengan meletakkannya jauh dari toilet. Simpan sikat gigi dalam wadah atau rak khusus yang dekat dengan sirkulasi udara. Jika perlu gunakan rak pelindung untuk semakin menjamin kebersihan sikat gigi. Ajarkan juga pada anak untuk selalu mencuci sikat gigi dengan baik setelah digunakan. Jangan sampai terdapat sisa makanan atau pasta gigi yang masih menempel.

Cara Menyimpan Sikat Gigi Anak yang Benar

Waktu yang Tepat Mengganti Sikat Gigi Anak

Demi menjaga kesehatan mulut dan gigi anak, moms harus secara rutin mengganti sikat gigi yang digunakan. Waktu yang paling ideal untuk mengganti sikat gigi anak adalah setelah 3-4 bulan. Penggantian sikat gigi juga perlu dilakukan jika sikat gigi sudah mengalami beberapa perubahan seperti bulu sikat telah berantakan dan mengalami perubahan warna. Kondisi tertentu juga bisa moms jadikan alasan untuk mengganti sikat gigi, seperti sikat gigi telah dipakai orang lain dan setelah anak sakit.

Mengganti sikat gigi setelah anak sakit bertujuan untuk menghindari kuman penyebab penyakit yang mungkin masih menempel pada sikat gigi, mengingat sikat gigi adalah barang yang bersentuhan langsung dengan rongga mulut anak.

Waktu yang Tepat Mengganti Sikat Gigi Anak