Mengonsumsi jamu sudah menjadi hal yang biasa bagi masyarakat Indonesia, khususnya Jawa. Umumnya jamu terbuat dari bahan-bahan alami seperti daun sirih, jahe,kencur, kunyit, temulawak dan tanaman akar lainnya. Meski terbuat dari bahan alami moms perlu berhati-hati dalam mengkonsumsinya. Terlebih lagi saat kondisi hamil. Berdasarkan penelitian tak semua bahan-bahan dasar jamu baik untuk perkembangan janin. Bahkan ada beberapa yang membahayakan dan mengakibatkan cacat lahir. Berikut tips dan trik jika moms diharuskan meminum jamu karena telah menjadi tradisi di rumah.

1. Konsultasikan Ke Dokter Terlebih Dahulu

Jika memang jamu harus dikonsumsi karena tradisi atau hal yang sulit untuk ditolak, moms bisa mengonsultasikannya ke dokter kandungan yang biasa memeriksa Anda. Tanyakan apakan jamu boleh Anda konsumsi. Sertakan juga komposisi jamu tersebut saat konsultasi. Agar dokter dapat memberi saran yang tepat sesuai dengan kondisi moms. 

1. Konsultasikan Ke Dokter Terlebih Dahulu
baca juga

2. Hindari Jamu Kemasan yang Banyak Beredar

Meski dalam kemasan biasanya tertulis bahan-bahan alami, namun moms perlu waspada jika ingin mengonsumsi jamu kemasan. Hal ini karena moms tidak dapat mengetahui pasti apakah jamu tersebut hanya dibuat dari bahan yang tertera pada bungkusnya atau tidak. Selain itu, tak semua jamu kemasan terdaftar dalam Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Demi tumbuh kembang bayi sehat dan normal, moms sebisa mungkin menghindari konsumsi jamu kemasan tersebut. Jika badan terasa tidak enak, memeriksakan ke bidan atau dokter kandungan jauh lebih baik.

2. Hindari Jamu Kemasan yang Banyak Beredar

3. Konsumsi Jamu Buatan Sendiri

Mengonsumsi jamu yang dibuat sendiri bisa menjadi alternatif. Sehingga moms bisa tahu secara pasti bahan apa saja yang digunakan untuk membuat jamu tersebut. Namun sebelumnya pastikan ya moms, bahan-bahan pada jamu baik dikonsumsi ibu hamil. Jangan lupa untuk tidak mengonsumsi jamu secara berlebihan atau terus menerus.  Moms perlu waspada apa saja yang mom konsumsi demi kesehatan janin. Terlebih lagi masih di trimester pertama, dimana kehamilan terbilang masih cukup rentan.

3. Konsumsi Jamu Buatan Sendiri
baca juga

4. Bahan Jamu Ini Dilarang Dikonsumsi Ibu Hamil

Aneka rempah yang menjadi bahan jamu memang alami. Namun demikian tak semuanya baik untuk tubuh moms yang sedang hamil. Terutama jika moms memiliki kondisi khusus, dan harus berhati-hati demi kesehatan moms dan bayi selama kehamilan. Jika tetap dikonsumsi tentu akan menimbulkan efek negatif pada tubuh dan janin.

Kunyit menjadi salah satu bahan dasar jamu yang dilarang dikonsumsi ibu hamil. Memiliki kandungan kurkumin, desmetoksikumin, minyak atsiri, lemak, karbohidrat, protein, vitamin, garam- garam mineral seperti halnya fosfor, zat besi serta kalsium yang bagus untuk kesehatan tulang. Kandungan-kandungan tersebut membuat rempah ini baik untuk kesehatan jika dikonsumsi.

Akan tetapi tidak untuk ibu hamil. Karena mengonsumsi kunyit dapat membahayakan janin. Mengonsumsi secara berlebihan dapat merangsang rahim dan menimbulkan pendarahan. Kunyit dapat mengakibatkan penggumpalan trombosit sehingga mencegah penggumpalan darah.

4. Bahan Jamu Ini Dilarang Dikonsumsi Ibu Hamil

5. Bahan Jamu Aman Dikonsumsi Ibu Hamil

Jahe menjadi salah satu bahan jamu yang bisa Anda konsumsi meski sedang hamil. Dengan catatan moms masih mengkonsumsi secara wajar. Efektif menghangatkan badan, jahe juga dapat mengurangi rasa mual yang kerap moms rasakan di trimester pertama kehamilan. Selain jahe bunga chamomile juga aman Anda konsumsi. Moms bisa mengkonsumsinya dengan menyeduhnya serupa teh.

5. Bahan Jamu Aman Dikonsumsi Ibu Hamil