Air ketuban sangat penting bagi bayi moms di dalam kandungan. Air yang merupakan bantalan cairan ini berfungsi melindungi dan menghidupi bayi saat berada di dalam rahim. Cairan penting ini berisi hormon, nutrisi, sel sistem kekebalan tubuh, dan urine bayi. Sekitar 99 persen terdiri dari air, air ketuban memiliki suhu hangat. Hal ini karena sesuai dengan fungsinya yakni sebagai penjaga suhu dalam rahim dan melindungi bayi dari infeksi. Selain itu, juga berguna untuk membantu otot dan tulang bayi berkembang secara baik, membantu sistem pernapasan, serta pencernaan bayi.

Penyebab Air Ketuban Keruh

Umumnya air ketuban memiliki warna bening atau sedikit kekuningan. Namun di beberapa kondisi tertentu ada juga air ketuban yang memiliki warna keruh. Warna air ketuban tersebut bisa menjadi pertanda buruk moms. Perubahan warna air ketuban terjadi karena adanya infeksi pada plasenta atau sering disebut chorioamnionitis. Infeksi ini ditandai dengan beberapa gejala, diantaranya nyeri pada bagian rahim, demam, dan denyut nadi moms mengalami peningkatan.

Pada infeksi chorioamnionitis air ketubah berwarna keruh karena telah tercampur oleh nanah dan darah. Cairan ini pun menimbulkan bau kurang sedap. Jika air ketuban pecah belum pada waktunya, proses persalinan harus dilakukan demi keselamatan ibu dan bayinya.

Penyebab Air Ketuban Keruh
baca juga

Bercampur dengan Mekonium

Perubahan warna pada air ketuban dapat disebabkan telah tercampur dengan mekonium atau kotoran yang diluarkan bayi, setelah sistem pencernaannya sempurna. Cairan ini pun akan berubah warna menjadi kekuningan, kehijauan atau bahkan kecoklatan. Hal ini biasanya terjadi karena usia kehamilan yang terlalu lama. Moms harus segera kunjungi pusat kesehatan atau rumah sakit terdekat, jika usia kehamilan telah menginjak 40 minggu namun tanda-tanda persalinan belum juga terasa. Terlalu lama dalam rahim akan membahayakan si bayi mengkonsumsi air ketuban yang telah tercampur oleh fasesnya. Penyebab lainnya adalah adanya tekanan pada kepala atau plasenta bayi ketika proses persalinan, dan bayi kekurangan oksigen. 

Bercampur dengan Mekonium

Cara Mencegah Air Ketuban Keruh

Berbagai resiko keruhnya air ketuban bisa dicegah moms. Mulai dengan cara  pemeriksaan dan USG secara rutin hingga menjaga asupan selama masa kehamilan. Mengkonsumsi air putih tak hanya mencegah anda terhindar dari dehidrasi, melainkan juga bisa menjaga warna air ketuban. Selain itu, moms juga bisa mengonsusmi air kelapa muda. Berkhasiat membersihkan rahim air kelapa muda juga dipercaya dapat menjaga air ketuban agar tetap stabil.
Cara Mencegah Air Ketuban Keruh