Kanker otak yang dialami Agung Hercules
Kabar Agung Hercules yang dirawat di rumah sakit karena mengidap kanker otak mengejutkan semua pihak. Apalagi selama ini Agung selalu tampak sehat dan bugar. Ia juga rutin nge-gym sehingga ototnya pun kekar.

Mengenal Kanker Otak Gliobastoma, Penyakit yang Menyerang Agung Hercules
source: https://m.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20190618185440-255-404384/jenis-jenis-kanker-otak-seperti-yang-diderita-agung-hercules

Informasi yang beredar, kanker yang dialami pelantun lagu "Astuti" tersebut adalah Glioblastoma stadium IV. Bicara mengenai glioblastoma, ini merupakan salah satu dari empat tipe kanker glioma atau jenis tumor yang biasanya muncul di otak atau tulang belakang. Glioblastoma adalah tipe kanker otak paling ganas yang umumnya menyerang orang dewasa.

Pertumbuhannya sel kankernya sangat agresif dan menyebar dengan cepat. Untuk mengetahui penyebab dan gejalanya, simak jawabannya di sini ya Moms!

Penyebab kanker otak
Sebagian besar dari kanker (tumor) otak disebabkan oleh kanker yang dimulai dari bagian tubuh lain dan menyebar ke otak melalui pembuluh darah. Hal ini disebut sebagai tumor sekunder. Kanker yang dapat menyebar ke otak mencakup kanker paru, kanker payudara, kanker usus besar, dan kanker kulit tipe melanoma.

Beberapa kanker otak ganas yang berawal dari sel-sel otak (kanker otak primer) dapat disebabkan oleh tumor otak yang jinak dan berkembang menjadi ganas. 

Mengenal Kanker Otak Gliobastoma, Penyakit yang Menyerang Agung Hercules
source: http://tigapilarnews.com/berita/2018/04/07/121924-Gejala-dan-Penyebab-Kanker-Otak

Namun alasan perkembangan dari tumor otak secara primer masih belum diketahui secara pasti.
Berikut ini adalah faktor-faktor yang berpotensi meningkatkan risiko terjangkit tumor otak:

  • Faktor keturunan. Memiliki anggota keluarga yang terdiagnosis dengan tumor otak.
  • Otak terekspos radiasi saat menjalani tindakan radioterapi.
  • Terpapar zat kimia, seperti formaldehida.
  • Infeksi virus HIV.
  • Terpapar racun dari lingkungan sekitar.
baca juga

Gejala Kanker Otak 

Gejala tumor otak bervariasi sesuai dengan jenis tumor dan lokasi. Karena berbagai wilayah otak mengontrol fungsi yang berbeda dari tubuh, maka letak tumor akan menentukan kelemahan fungsi organ tubuh yang disarafi bagian otak tersebut.

Beberapa tumor dapat saja tidak memiliki gejala sampai mereka cukup besar dan kemudian menyebabkan penurunan kondisi kesehatan yang serius. Tumor lain mungkin memiliki gejala yang berkembang secara perlahan.

Gejala awal yang umum dari tumor otak adalah sakit kepala. Seringkali, penderita menanggapi secara biasa sakit kepala tersebut dengan membeli obat warung. Namun memang perlu diingat bahwa kebanyakan nyeri kepala tidak terkait dengan tumor otak.

Mengenal Kanker Otak Gliobastoma, Penyakit yang Menyerang Agung Hercules
source: https://www.livinghealthgroup.com.au/are-jaw-pains-causing-you-headaches/

Jika tekanan di dalam rongga kepala naik akibat adanya tumor, gejala-gejala berikut ini bisa terjadi:

  • Muntah-muntah yang terjadi secara mendadak dan tanpa alasan yang jelas.
  • Epilepsi atau kejang-kejang. Bisa terjadi di seluruh tubuh atau terjadi kedutan pada satu area tubuh tertentu saja.
  • Sakit kepala yang berkelanjutan.
  • Mudah lupa, marah, atau mengantuk.
  • Menurunnya penglihatan atau pendengaran.
  • Masalah dengan cara berjalan
  • Mati rasa atau kesemutan di lengan atau kaki
  • Ketidakmampuan untuk berkonsentrasi
  • Kelemahan di salah satu bagian tubuh

Sangat penting untuk diingat bahwa gejala-gejala ini dapat disebabkan oleh beberapa penyakit lainnya. Jangan menganggap Moms atau seseorang memiliki tumor otak hanya karena mengalami beberapa dari gejala-gejala di atas. Konsultasikan kepada dokter jika memang gejala terasa menakutkan.

Tingkatan penyakit kanker otak

Kanker otak stadium 1
Kanker otak ini bisa terjadi secara bertahap, yaitu stadium satu, stadium dua, stadium tiga, dan stadium akhir atau stadium empat. Namun, penderita kanker otak stadium 1 sangat jarang ditemukan karena penderita biasanya tak begitu merasakannya. Gejala penyakit kanker pada stadium satu pun tidak terlalu jelas sehingga wajar jika penderita tak menyadari kehadiran sel kanker di otaknya. Biasanya, penderita akan mulai merasakan sakitnya ketika ia memasuki stadium dua.

Kanker otak stadium 2
Kanker otak stadium 2 ini tentunya tak disepelekan meskipun seseorang belum begitu merasakan sakitnya. Seorang penderita yang divonis menderita kanker stadium dua, biasanya akan mengalami kelelahan yang sangat. Padahal, ia merasa tidak melakukan aktivitas yang berlebihan. Hal tersebut dikarenakan suplai oksigen ke otak yang tidak lancar sehingga menyebabkan penderita cepat lelah. Tidak hanya itu, penderita juga sering sekali drop yang menyebabkan ia sering pingsan jika mengalami kelelahan yang sangat. Jadi, bagi yang sering pingsan, Moms perlu mewaspadainya.

Mengenal Kanker Otak Gliobastoma, Penyakit yang Menyerang Agung Hercules
source: http://kankerotak15.blogspot.com/2015/11/tingkatan-kanker-otak.html?m=1

Kanker otak stadium 3
Selanjutnya, kanker otak stadium 3. Penderita yang sudah divonis menderita kanker otak stadium tiga biasanya akan sering mengalami sakit kepala yang hebat dan intensitasnya lumayan sering. Sakit kepala yang begitu menyiksa tersebut akan dibarengi juga dengan mimisan. Mimisan pun terkadang tak terasa, sehingga bisa saja darah mengalir begitu saja dari hidung ketika penderita memikirkan sesuatu yang berat. Tak hanya itu, ketika mengidap kanker stadium tiga, terkadang seseorang akan merasakan kaki dan tangannya sulit digerakkan. Dan juga akan mudah terjatuh saat berjalan karena keseimbangan tubuh sudah mulai terganggu.

Kanker otak stadium 4
Terakhir adalah kanker otak stadium 4. Jika penderita sudah memasuki stadium ini, maka hidupnya bisa dibilang sangat sulit. Penderita bisa saja terganggu penglihatannya. Saat ia melihat sebuah objek, objek tersebut akan terlihat menjadi dua. Penderita juga bisa mengalami kesulitan dalam mendengarkan suara.

baca juga

Pengobatan penyakit kanker otak
Penderita kanker otak biasanya membutuhkan pembedahan untuk mengangkat tumor. Sisa jaringan tumor yang masih ada ditangani dengan radioterapi, kemoterapi, atau gabungan keduanya. Seseorang dengan tumor otak ganas dapat membutuhkan prosedur pembedahan untuk mengangkat sebanyak mungkin sel kanker yang ada.

Tujuan dari pengobatan ini adalah untuk mengangkat atau membunuh sebanyak mungkin sel tumor. Dengan begitu diharapkan dapat menghilangkan sel kanker sepenuhnya. Namun, hal ini tidak selalu memungkinkan dan sebagian besar tumor otak ganas dapat kembali setelah penanganan.

Untuk diketahui, beberapa pengobatan kanker dapat merusak jaringan sehat, penting untuk mendiskusikan dengan dokter tentang kemungkinan efek samping dan efek jangka panjang dari pengobatan yang dilakukan.

Mengenal Kanker Otak Gliobastoma, Penyakit yang Menyerang Agung Hercules
source: https://www.google.co.id/amp/s/hellosehat.com/penyakit/kanker-otak/amp/

Dokter juga dapat menjelaskan pentingnya perencanaan untuk rehabilitasi setelah pengobatan. Rehabilitasi dapat bekerjasama dengan ahli terapi, seperti:

  • Terapis fisik untuk mendapatkan kembali kekuatan dan keseimbangan anggota gerak tubuh.
  • Terapis wicara untuk mengatasi masalah dengan berbicara, mengungkapkan pikiran, ataupun membantu mengatasi masalah menelan.
  • Terapis kerja untuk membantu mengelola kegiatan sehari-hari seperti menggunakan mandi, berpakaian, menyisir, dan kegiatan dasar lainnya.


Nah Moms, terus jaga kesehatan dan selalu makan bergizi ya. Semoga informasi ini bermanfaat.