Makan nasi dengan lauk ikan asin menjadi menu yang tak boleh dilewatkan. Apalagi ditambah dengan sambal bawang. Tak sedikit yang menjadikan menu ini sebagai hidangan favorit. Moms, meski sangat menyukainya, coba kurangi menu kombinasi ini ya. Rasa yang lezat, nyatanya tak dibarengi dengan kandungan sehat bagi tubuh. Jadi, penting bagi moms untuk mengontrol diri dalam mengkonsumsi ikan asin.

Ikan Asin Berbahaya Bagi Kesehatan

Sudah menjadi lauk pauk sejak dulu kala, tentu tak terpikirkan kalau ikan asin memiliki dampak buruk bagi tubuh, jika dikonsumsi secara berlebihan. Ikan asin pada dasarnya mengandung nitrosamin yang merupakan zat karsinogen atau zat pemicu kanker. Zat karsinogen dihasilkan dari pembuatan ikan asin yang melalui proses penjemuran di bawah terik matahari dan diasinkan. Pada proses ini dihasilkan zat nitrit dari daging ikan, lalu terbentuklah senyawa nitrosamin. Sehingga terlalu sering mengonsumsi ikan asin dalam waktu lama bisa memicu kanker nasofaring atau kanker tenggorokan. Penyakit ini siap menyerang, terutama ketika daya tahan tubuh moms sedang rendah.

baca juga

Zat Berbahaya Dalam Ikan Asin

Ikan umumnya sangat baik bagi tubuh. Apalagi mengandung protein yang memiliki segudang manfaat. Namun hal ini akan secara maksimal diserap tubuh, jika ikan diolah dalam keadaan segar. Bagaimana jika ikan sudah melalui serangkaian proses panjang sebelum sampai ke tangan konusmen. Tentu ada zat-zat lain yang terkandung di dalamnya. Serupa dengan ikan asin. Mengalami proses panjang demi keawetannya, ikan asin tak bisa menghindari zat nitrit nitrosamin. Zat ini yang membuat ikan asin berbahaya dikonsumsi. 

Pada dasarnya zat nitrit sudah dikenal sejak abada ke 20. Zat ini berfungsi sebagai zat tambahan digunakan untuk pengolahan dan pengawet daging. Nitrosamin nitrit sangat penting keberadaannya untuk mencegah pembusukan pada daging. Terutama yang memerlukan penyimpanan dalam waktu lama untuk produk-produk daging.  Zat ini tak hanya banyak ditemui pada ikan asin, tapi produk olahan lainnya seperti sosis, kornet bahkan keju.

Zat Berbahaya Dalam Ikan Asin

Bahaya Makan Ikan Asin dan Nasi Panas

 Ikan asin akan semakin berbahaya jika moms konsumsi dengan nasi panas. Uap pada nasi yang baru saja matang akan mengepul dan membawa zat nitrosamin ke pori-pori kulit, khususnya pada bagian mulut, leher dan tenggorokan. Kandungan zat nitrit pada ikan asin juga membahayakan bagi anak-anak. Hal ini karena mereka yang sejak kecil sudah sering makan ikan asin akan lebih rentan terkena kanker nasofaring saat dewasa nanti. Resiko penyakit lainnya yang siap mengintai adalah hipertensi, pembengkakan organ, dan gagal jantung.

baca juga

Aturan Konsumsi Ikan Asin

Meski sulit untuk dihindari, moms harus mulai atur dalam memilih menu ikan asin. Guna menghindari resiko terburuk. Memang tak semua ikan asin mengandung nitrosamin tinggi, namun hingga saat ini belum ada cara untuk mengukurnya. Untuk itu kebijaksanaan dalam mengkonsumsi ikan asin sehari-hari sangat diperlukan. Usahakan jangan terlalu sering dan hindari mengkonsumsi dengan nasi panas.