Apa Sih Mandi Wajib Itu?

Mandi wajib adalah mandi yang dilakukan untuk menghilangkan hadas dalam tubuh. Hadas sendiri yakni keadaan tidak suci, khususnya pada perempuan saat mengalami haid, nifas atau jimak. Dalam beribadah, tubuh harus senantiasa bersih dan suci. Maka wajib hukumnya mandi wajib bagi yang berhadas, sebagaimana dalam surat Al Maidah Allah SWT berfirman,

"Dan jika kamu junub, maka mandilah." (QS. Al Maidah: 6). 

Niat & Tata Cara Mandi Wajib Usai Haid, Nifas dan Berhubungan Intim Sesuai Sunnah

Niat Mandi Wajib

Untuk niat mandi wajib dibedakan bersadar hadasnya. Bila hadas besar dikarenakan keluarnya darah dari organ intim karena setelah melahirkan atau nifas, maka niat mandi wajib yang dibaca adalah :

"Bismillahi Rahmani Rahim Nawaitu Ghusla Liraf'il Hadatsil Akbar Minan Nifasi Fardlon Lillahi Ta'ala."

Sedangkan bila hadas disebabkan haid, nifas, dan bersyahwat. Maka doa niat mandi besar yang dibaca adalah:

 "Bismillahirahmanirahim Nawaitul Ghusla Liraf'il Hadatsil Akbar Minal Janabati Fardlon Lillahi Ta'ala."

Niat & Tata Cara Mandi Wajib Usai Haid, Nifas dan Berhubungan Intim Sesuai Sunnah

Tata Cara Mandi Wajib Sesuai Sunnah

Tata cara mandi wajib sesuai sunah disampaikan Imam al-Ghazali dalam Bidâyatul Hidâyah yang secara teknis menjelaskan. Tata cara mandi wajib karena nifas misalnya diawali dengan pertama membaca niat mandi wajib karena nifas boleh dalam hati atau bersuara.

Kemudian yang kedua, bersihkanlah telapak tangan sebanyak 3 kali. Gosoklah tangan hingga sela-selanya seperti saat melakukan wudhu.

Tata cara ketiga membersihkan dubur dan alat kemaluan dengan tangan kiri. Bersihkan juga bagian tubuh yang biasanya kotor dan tersembunyi tersebut seperti bawah ketiak, pusar dan lain–lain.

Keempat, setelah membersihkan kemaluan, cuci tangan dengan menggosok-gosoknya dengan tanah atau sabun.

Kelima, lakukanlah gerakan wudhu yang sempurna seperti ketika akan salat.

Selanjutnya tata cara keenam, masukkan tangan ke dalam air, kemudian sela pangkal rambut dengan jari-jari tangan sampai menyentuh kulit kepala. Kemudian, guyur kepala sebanyak 3 kali dan pastikan pangkal rambut terkena air ya Moms.

Terakhir bilas seluruh tubuh mulailah dari sisi yang kanan, lalu lanjutkan dengan sisi tubuh kiri hingga bersih.

Nah, cara diatas sama persis dengan tata cara mandi wajib setelah berhubungan suami istri ya Moms, yang beda hanya pada niatnya. Sedangkan untuk tata cara mandi wajib setelah haid caranya sama hanya saja dianjurkan bagi wanita haid untuk mengurai rambutnya. Hal ini sesuai pendapat Imam Ahmad, Al–Hasan dan Thawus sesuai hadis terdahulu.

Itulah tadi Moms tata cara mandi wajib yang harus dilakukan saat tubuh berhadas. Tata cara mandi ini bukan hanya membersihkan tubuh tapi juga mensucikan diri untuk memulai ibadah kembali. Semoga bermanfaat dan selamat mempraktikan agar bisa dapat keberkahan.