1. Membentak Dapat Memperburuk Perilaku Anak

Mommy mungkin berpikir bahwa berteriak pada anak-anak dapat membuat anak lebih mendengarkan dan patuh pada apa yang Mommy katakan. Padahal, penelitian menunjukkan bahwa bentakan pada anak sebenarnya bisa menciptakan lebih banyak masalah dalam jangka panjang. Berteriak dapat membuat perilaku anak semakin buruk. Dengan kata lain, Mommy perlu berteriak lebih banyak untuk menghentikan kebiasaan buruk anak, dan ini akan terus berulang seperti ini terus menerus. 

Hindari Kebiasaan Menbentak Anak, Ini 5 Risiko Jangka Panjang yang Mungkin Terjadi
source: https://www.today.com/


2. Bentakan Berpengaruh Pada Perkembangan Otak Anak 

Bentakan dan pola pengasuhan anak yang keras dapat mengubah perkembangan otak pada anak-anak. Hal ini disebabkan karena manusia memproses informasi dari peristiwa negatif dan traumatis lebih cepat dan menyeluruh daripada yang pengalaman yang baik. Sebuah penelitian membandingkan pemindaian MRI otak orang yang mengalami bentakan dari orang tua di masa kanak-kanak dengan orang-orang yang tidak memiliki riwayat bentakan. Para peneliti menemukan perbedaan fisik yang nyata di bagian otak yang berfungsi memproses suara dan bahasa.

Hindari Kebiasaan Menbentak Anak, Ini 5 Risiko Jangka Panjang yang Mungkin Terjadi
source: https://www.verywellfamily.com/
baca juga


3. Bentakan Dapat Menyebabkan Depresi

Bentakan tidak hanya akan membuat anak-anak merasa terluka, takut, atau sedih, teriakan dari orangtua juga memiliki kemampuan untuk menyebabkan masalah psikologis yang lebih dalam yang menjadi trauma hingga ia tumbuh dewasa. Dalam penelitian yang mendeteksi peningkatan masalah perilaku oleh anak-anak berusia 13 tahun yang kerap mengalami bentakan ditemukan adanya gejala depresi yang meningkat. 

Hindari Kebiasaan Menbentak Anak, Ini 5 Risiko Jangka Panjang yang Mungkin Terjadi
source: https://www.womansday.com/


4. Bentakan Berpengaruh Pada Kesehatan Fisik Anak

Pengalaman yang dilalui oleh seorang anak akan mempengaruh tumbuh kembang hingga kondisi fisik seseorang. Stres dan tekanan di masa kanak-kanak yang disebabkan oleh orang tua yang kasar secara verbal dapat meningkatkan risiko anak mengalami masalah kesehatan tertentu saat dewasa nantinya. Tekanan ini juga dapat berdampak pada tekanan darah seorang anak dan berdampak jangka panjang pada kesehatan fisik.

Hindari Kebiasaan Menbentak Anak, Ini 5 Risiko Jangka Panjang yang Mungkin Terjadi
source: https://www.kinderling.com.au/
baca juga


5. Bentakan Dapat Memicu Penyakit Kronis

Jangan sepelekan juga risiko penyakit kronis yang dapat disebabkan oleh kebiasaan orangtua membentak anak. Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan adanya hubungan antara pengalaman buruk masa kanak-kanak, termasuk bentakan dan kekerasan verbal pada perkembangan anak hingga memicu penyakit kronis. Kondisi tersebut dapat berupa radang sendi, sakit kepala yang buruk, masalah punggung dan leher, dan nyeri kronis lainnya.

Hindari Kebiasaan Menbentak Anak, Ini 5 Risiko Jangka Panjang yang Mungkin Terjadi
source: https://www.babble.com/


Itulah beberapa dampak serius yang bisa disebabkan karena kebiasaan buruk membentak anak. Perlu dipahami juga bahwa tidak ada kata terlambat untuk mengubah perilaku dan pola mengasuh anak dengan mencari atau mempelajari beberapa teknik baru. Belajarlah untuk bersabar dan berkonsultasi dengan ahlinya untuk bisa lebih mengendalikan emosi saat menghadapi anak-anak.