1. Tali Pusat Membantu Bayi Tetap Hidup

Apa jadinya kalau selama di rahim bayi tidak memiliki tali pusat? Hmm, sudah pasti bayi tidak akan bertahan hidup, karena tidak ada saluran yang bisa dilewati nutrisi, oksigen, hormon dan darah dari tubuh ibu untuk diberikan kepada bayi. Jadi, tali pusat bermanfaat untuk mengalirkan zat-zat yang diperlukan oleh bayi untuk tetap dapat makan dan bernapas. 
 
1. Tali Pusat Membantu Bayi Tetap Hidup
source: https://www.naturalnews.com


 

baca juga

2. Kelainan pada Tali Pusat dapat Membahayakan Janin

Tali pusat bayi bermanfaat untuk membantunya tetap makan dan bernapas selama di dalam rahim. Oleh karena itu, apabila terdapat kelainan pada tali pusat, maka akan mengganggu aktivitas penting janin tersebut. Salah satu kelainan itu adalah diameter tali pusat terlalu kecil, sehingga asupan nutrisi dan oksigen ke janin tidak optimal. 
 

2. Kelainan pada Tali Pusat dapat Membahayakan Janin
source: http://www.thedoctorstv.com


 

3. Deteksi Kelainan Janin dari Tali Pusat

Kelainan janin di dalam rahim juga bisa dilihat dari tali pusatnya normal atau tidak. Tali pusat disebut normal apabila terdiri dari 2 arteri dan 1 vena. Namun, pada beberapa kasus terjadi single umbilical artery, di mana hanya ada 1 arteri dan 1 vena. Apabila kondisi tali pusat bayi di dalam rahim seperti ini, maka kemungkinan bayi mengalami kelainan kesehatan, misalnya menderita penyakit kardiovaskular dan kelainan ginjal. 
 

3. Deteksi Kelainan Janin dari Tali Pusat
source: http://www.businessinsider.com


 

baca juga

4. Tali Pusat Puput dengan Sendirinya

Saat bayi dilahirkan ke dunia, maka tali pusat akan dipotong. Hal ini pertanda bahwa bayi tidak lagi mendapat bantuan kehidupan dari ibu. Normalnya, tali pusat akan lepas sendiri dalam waktu 5-6 hari. Tapi dalam beberapa kasus, tidak sedikit bayi yang tali pusatnya baru lepas setelah berusia 2 minggu atau 14 hari. 
 

4. Tali Pusat Puput dengan Sendirinya
source: http://www.revistaarraso.com


 

5. Tali Pusat Bisa Terkena Infeksi

Saat bayi lahir, maka kamu harus ekstra merawat tali pusatnya dengan hati-hati, jangan sampai terpapar bakteri dan menjadi infeksi. Beberapa perawatan tali pusat yang bisa kamu lakukan, seperti menghindari tali pusat menjadi basah maupun lembap, tidak melepas tali pusat sebelum puput dengan sendirinya, dan jangan menaruh apapun seperti bedak, minyak ataupun obat herbal pada tali pusat. Hal ini akan berisiko membuat tali pusat infeksi.

Apabila tali pusat kemerahan, berbau, bernanah, bayi demam dan rewel karena merasakan nyeri, maka itu merupakan tanda tali pusat bayi infeksi. Segera bawa bayi ke dokter untuk diperiksa ya, Moms!
 

5. Tali Pusat Bisa Terkena Infeksi
source: http://www.momjunction.com


 

6. Tali Pusat Bermanfaat untuk Pengobatan

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa tali pusat kaya akan sel punca yang dapat bermanfaat untuk membentuk sel-sel lain. Oleh karena itu, beberapa orang menggunakannya dalam pengobatan beberapa penyakit berat seperti leukimia dan thalasemia. Selain itu, terapi sel punca dari tali pusat juga dipercaya bisa membantu meningkatkan fungsi tubuh dan motorik pada anak-anak yang menderita Celebral Palsy. 
 
6. Tali Pusat Bermanfaat untuk Pengobatan
source: https://blogs.babycenter.com