Liburan bersama keluarga bisa jadi masih menjadi mimpi setiap orang. Namun berbeda dengan keluarga Gen Halilintar, liburan keluarga adalah hal biasa, bahkan sering dilakukan. Rutinitas traveling ala keluarga Gen Halilintar tak lepas dari bisnis kedua orang tua yang memang banyak di luar negeri.

Pasangan Halilintar dan Lenggogeni Faruk ini sudah mulai berkelana sejak awal menikah. Bersama anak-anak, mereka tetap melakukan perjalanan ke berbagai tempat. Traveling dapat mengajarkan banyak hal, seperti yang dikatakan Halilintar Asmid dalam instagramnya,

 “Sekali traveling banyak menghasilkan bukan sekedar jalan-jalan. Semua menjadi pelatihan dan pendidikan.”

Mendidik Anak Lewat Traveling Ala Gen Halilintar, Apa Saja Manfaatnya?

Homeschooling Plus

Meskipun sering mengajak berpergian ke berbagai tempat, namun pendidikan anak-anak tetap menjadi hal yang utama. Alumnus UI ini menyadari bahwa tidak boleh membiarkan putra-putrinya lepas dari pendidikan. Karena itu, keluarga Halilintar lebih memilih homeschooling plus atau pendidikan yang diberikan langsung oleh orangtua maupun guru dengan pendekatan pendidikan rumah. 

Mendidik dengan Metode Pendidikan Traveling

Selain memilihkan homeschooling bagi anak-anaknya, Halilntar Asmid juga mendidik putra-putrinya dengan metode pendidikan traveling atau transfer learning. Metode traveling yang diterapkan oleh keluarga Halilintar ini merupakan hasil dari perjalanan sang ayah saat menjelajah di Uzbekistan. Transfer learning ini biasa dilakukan dalam perjalanan bisnis saat bersama-sama di dalam mobil. 

Metode pendidikan traveling ini dipilih karena dianggap memberikan manfaat pada anak. Antara lain, teori dan praktik didapatkan anak secara langsung, bahkan anak bisa menemukan solusi ketika menghadapi masalah saat traveling. Manfaat lain yaitu materi yang diajarkan akan lebih luas, karena tidak hanya mengenai akademis, namun juga pembinaan fisik, nafsu, dan hati. 

Mendidik Anak Lewat Traveling Ala Gen Halilintar, Apa Saja Manfaatnya?

Oh ya, moms untuk memastikan pendidikan yang berkualitas tak jarang keluarga Halilintar mengajak serta sang guru jalan-jalan ke luar negeri. Cara ini dipercaya lebih efektif sebab anak-anak tidak mempunyai pilihan selain fokus pada pelajaran.
 
Selain itu sejak kecil, seluruh anggota kesebelasan Gen Halilintar selalu diajarkan konsep-konsep mencintai Tuhan. Lewat konsep ketuhanan itu, diharapkan putra-putrinya akan tumbuh menjadi anak yang dekat dengan Tuhan, peduli terhadap lingkungan sekitar serta hormat dan sayang kepada orang tua.
 
Nah, itulah tadi moms cara pendidikan traveling yang diajarkan Gen Halililntar. Dan dari sini dapat diambil pelajaran bahwa sesibuk apapun orang tua, memprioritaskan pendidikan anak sangatlah penting ya. Semoga bermanfaat.