1. Pasangan yang Posesif

5 Jenis Abusive Relationship yang Sering Disepelekan, Posesif Salah Satunya
source: https://exploringyourmind.com/

Seseorang yang posesif secara berlebihan dapat menjadi tanda bahwa ia melakukan kekerasan pada pasangannya. Hal ini dapat ditunjukkan dengan pemaksaan untuk selalu melapor tentang keberadaan atau bahkan selalu mengikuti kemanapun ia pergi. Pengendalian ini kerap diikuti dengan paksaan dan ancaman jika keinginannya tidak dipenuhi. Jika pesan atau telfonnya tidak segera direspon, orang seperti ini juga akan cepat emosi dan marah. 


2. Mengendalikan Keuangan Pasangan

5 Jenis Abusive Relationship yang Sering Disepelekan, Posesif Salah Satunya
source: https://www.carp.ca/

Kekerasan finansial adalah salah satu hal yang kerap dianggap remeh oleh sebagian orang. Kekerasan keuangan dapat terjadi dalam bentuk pemaksaan dalam pengaturan keuangan atau bahkan pembatasan terhadap pendapatan pasangannya. Misalnya, saat seorang suami memaksa istrinya untuk berhenti bekerja tanpa persetujuan sang istri atau komunikasi dua arah. Seseorang yang selalu memantau dengan ketat pengeluaran pasangannya juga dapat dikategorikan dengan kekerasan keuangan. 

baca juga


3. Membatasi Hubungan dengan Orang Lain

5 Jenis Abusive Relationship yang Sering Disepelekan, Posesif Salah Satunya
source: https://www.thelist.com/

Waspadai juga seseorang yang kerap membatasi pasangannya untuk berhubungan dengan kerabat atau temannya. Dalam hubungan pacaran, seseorang biasanya akan membatasi waktu pacarnya untuk berinteraksi dengan teman-temannya. Selain itu, dalam hubungan pernikahan, seseorang dalam membatasi hubungan dan interaksi pasangan dengan keluarga atau orangtuanya.


4. Pemerkosaan dalam Pernikahan

5 Jenis Abusive Relationship yang Sering Disepelekan, Posesif Salah Satunya
source: https://blog.ipleaders.in/

Hal ini mungkin terdengar asing bagi sebagian orang, tetapi pemerkosaan dalam pernikahan memang sering terjadi. Tanpa disadari ini sebenarnya bagian dari kekerasan dalam sebuah hubungan. Meskipun sudah menikah, bukan berarti salah satu pasangan memiliki hak atas tubuh pasangannya. Dalam melakukan hubungan seks dalam pernikahan pun dibutuhkan consent satu sama lain.

baca juga


5. Hilangnya Ruang Privasi

5 Jenis Abusive Relationship yang Sering Disepelekan, Posesif Salah Satunya
source: https://www.techlicious.com/

Terakhir, menjadi sepasang suami istri sekali pun tidak membuka ruang privasi yang dibutuhkan semua individu. Sebagian orang tampaknya masih kelewatan untuk hal ini sehingga tidak mempedulikan ruang privasi dari pasangannya. Membuka pesan atau mengecek media sosial pasangan tanpa kesepakatan menjadi salah satu jenis kekerasan dengan menghilangkan ruang pribadi seseorang. 

Pastikan Mommy tidak mengalami salah satu dari kekerasan di atas. Kalau pun ada, segera komunikasikan agar hubungan suami istri dapat berjalan dengan ideal tanpa ada satu pihak yang tertekan karena kekerasan yang dialaminya.