Cara Memberi Pengertian Pada Anak Tentang Kematian Orang Terdekat

Tetap menjawab pertanyaan anak
 
Sudah sewajarnya ya moms, jika anak-anak dengan pemikirannya yang masih polos suka bertanya secara detail. Seperti halnya seorang anak yang melihat kematian orang terdekatnya mungkin akan selalu bertanya, sebenarnya mati itu apa sih? Apakah tidur? Tapi kenapa lama sekali dan tak bangun-bangun? Dan masih banyak pertanyaan lain.
 
Tingginya rasa penasaran anak biasanya membuat orang tua bingung bagaimana menjelaskannya. Namun jangan sampai menghindari atau mengalihkan pertanyaan anak tentang kematian ya, moms, tetap berikan jawaban yang sesuai dengan pertanyaan tersebut dengan bahasa yang mudah dipahami anak.

Jelaskan dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami anak kecil
 
Tidak sedikit orang tua yang menjelaskan tentang kematian pada anak dengan kalimat seperti ‘Kakek sedang tidur lama’, ‘Nenek pergi lama sekali’, dan sebagainya. Memang benar, bahwa orang yang telah meninggal seperti orang yang sedang tertidur sangat lama dan tidak bangun lagi, akan tetapi penjelasan semacam itu tidak bisa memberikan gambaran yang jelas ya moms, bahkan bisa menimbulkan kesalahpahaman pada anak tentang kematian.
 
Memberi pengertian agar mudah dipahami anak, bisa dengan kalimat sederhana serta jelaskan fakta-fakta kematian, bahwa orang yang sudah meninggal tidak dapat hidup kembali seperti semula, tidak bisa dihubungi lagi, tidak bisa lagi bergerak, bernapas, berbicara, makan, dan bahwa semua makhluk hidup juga pasti akan meninggal.

Cara Memberi Pengertian Pada Anak Tentang Kematian Orang Terdekat

Pahami kemudian tanggapi respon anak dengan tepat
 
Setelah mengetahui kematian orang terdekatnya, masing-masing anak akan mencerna informasi yang didapat dan memberikan respon yang berbeda. Mungkin sebagian anak terlihat biasa-biasa saja, ada pula yang hanya terdiam, tampak sedih, atau menangis.
 
Jika anak tampak begitu sedih dan terpukul, tetap berikan perhatian kepada anak, dan hiburlah mereka agar lebih tenang. Jangan biarkan anak larut dalam kesedihan yang begitu dalam ya moms. Seandainya anak masih sangat sedih dan tidak bisa menerima penjelasan, pilih waktu lain yang tepat untuk meberikan pengertian kembali pada anak.
 
Kembali beraktivitas seperti biasa
 
Sudah menjadi suatu hal yang wajar bahwa kehilangan orang terdekat atau orang terkasih menimbulkan luka yang cukup dalam. Akan tetapi, tidak baik menunjukkan kesedihan secara berlebihan, apalagi dihadapan anak-anak moms. Karena anak bisa merasa bingung dan sangat tidak nyaman ketika orang tuanya bersikap demikian. Maka dari itu, tetap lakukan aktivitas sehari-hari seperti biasanya moms. Jangan sampai mengabaikan kebutuhan sehari-hari anak dan keluarga karena kesedihan yang berlarut.
 

Pada awalnya anak mungkin merasa bingung mengenai arti kematian, namun lambat laun dengan penjelasan yang sesuai ia akan dapat memahami dan menerimanya. Jadi tidak perlu takut atau enggan memberi pengertian pada anak ya moms.