Lumrah jika seseorang senang belanja. Tapi, bisa jadi Bunda atau keluarga mengalami sindrom 'i want more' yang membuat Bunda atau anggota keluarga lainnya gila belanja. 

Stephen Chirstian yang akrab disapa Stave, seorang financial planner menuturkan jika sindrom ini memiliki ciri tidak kontrol soal finansial. Dikutip dari HaiBunda, kalau penderita 'i want more' bisa menyerang siapapun. Salah satu gejalanya ialah belanja secara berlebihan bahkan bisa dikategorikan gila-gilaan tanpa membuat perencaan yang matang.

"Pokoknya selama masiha ada uang (ditambah kartu kredit) di tangan, belanja aja terus. Beli sana, beli sini, borong sana, borong sini. Apa lagi kalau ditambahakn embel-embel kata diskon, makin kalaplah," tutur Stave.

Awas Bahaya Gila Belanja, Kenalan Yuk Sama Sindrom 'I Want More'!

Sering kali shopaholic menyalahkan belanja sebagai sumber pemborosan, padahal kesalahan ada pada diri sendiri. Pasalnya, ini tidak akan terjadi jika moms atau keluarga mampu mengendalikan diri untuk tidak belanja berlebihan, sehingga tidak terjadi pemborosan.

Di sisi lain, tidak ada salahnya kok kita belanja sesuatu sesuai kebutuhan atau keinginan. Hanya saja semuanya harus dilakukan sesuai dengan porsi yang tepat dan tidak kurang atau lebih.

"Orang yang mempunyai sindrom 'i want more' biasanya tidak punya kemampuan mengendalikan diri yang cukup. Padahal, pengendalian diri yang baik adalah salah satu karakter yang dibutuhkan kalau mau sukses secara finansial," tekan Steve.

Awas Bahaya Gila Belanja, Kenalan Yuk Sama Sindrom 'I Want More'!

Di sisi lain, sindorom ‘I want more’ pun sebuah hal yang dilarang oleh agama. Pasalnya ini termasuk sebagai sesuatu yang berlebihan dan membahayakan diri sendiri. 

Steve pun menambahkan jika uang tanpa perencanaan dan belanja yang didasarkan oleh emosi saja tentu bukanlah tindakan bijaksana. Agar tidak terjadi hal itu, moms perlu menegubah mindset jika berbelanja tanpa perencanaan adalah suatu kesalahan yang nantinya merugikan diri sendiri.

"Mulailah membuat perencanaan sebelum anda berbelanja," tutup Steve.