Berikan Anak Kebebasan Untuk Bergerak
Dear moms, seringkah si kecil bergerak aktif dalam kesehariannya? Bila tidak, mulailah mendorong si kecil untuk aktif bergerak. Kegiatannya bisa berupa bersepeda, berjalan-jalan sore ataupun melakukan pekerjaan rumah. Menggerakkan tubuh terbukti dapat memberikan motivasi lebih ke otak loh, moms! Dengan memberi kesempatan sebelumnya untuk bergerak semaksimal mungkin, diharapkan si kecil akan lebih bisa berkonsentrasi saat belajar.

Mudah Kehilangan Fokus? Ini Tips Agar Anak Lebih Konsentrasi Belajar

Matikan Segala Gadget dan Televisi
Mematikan televisi dan semua jenis gadget adalah langkah yang tepat. Karena hal ini bisa mengalihkan perhatian si kecil saat sedang berusaha konsentrasi dengan belajarnya. Jadi bila ada anggota keluarga yang sedang menonton televisi, atau ada sang kakak yang sedang bermain, pastikan si kecil berada di posisi yang cukup jauh agar tak terganggu ya, moms.

Menyusun Daftar Tugas
Akan terasa berat bagi si kecil bila memiliki banyak tugas. Maka dari itu, menyusun daftar bersama dengan moms tentu akan lebih memudahkannya. Dimulai dari semua hal yang dikerjakan setiap hari, sampai hal yang harus dikerjakan setiap minggu hingga jadwal belajarnya. Kemudian, biarkan si kecil mencoret setiap tugas di dalam daftar setelah berhasil menyelesaikannya.

Mudah Kehilangan Fokus? Ini Tips Agar Anak Lebih Konsentrasi Belajar

Membuat Tanda
Sebisa mungkin, coba untuk tidak memancing pembicaraan ketika si kecil mengerjakan tugasnya. Bersama si kecil, moms bisa membuat beberapa tanda untuk menghentikan pembicaraannya bila mulai tak fokus. Misal, ketika moms menunjuk ke tugasnya, maka artinya adalah si kecil harus kembali pada apa yang sedang diikerjakannya. Atau saat moms mengangkat tangan, itu berarti si kecil harus menghentikan apa yang dilakukan dan mulai kembali mengerjakan tugasnya. Meletakkan tangan moms di bahu si kecil bisa jadi juga membantu si kecil kembali fokus dan berkonsentrasi.

Mengambil Jeda Untuk Istirahat Sejenak
Penting untuk memberi si kecil waktu beristirahat sebentar selama proses mengerjakan tugasnya. Misalnya, setelah pengerjaan selama 10 atau 20 menit, minta si kecil untuk bangun, bergerak, minum, lalu mengerjakan tugasnya kembali. Berapa lama jeda isitirahat ini tergantung pada usia si kecil ya, moms.

Dengan catatan, selama jeda istirahat, jangan biarkan si kecil terlibat dalam urusan yang lain. Minta si kecil menjadikan jeda waktu istirahat ini untuk santai sejenak beberapa menit. Selain itu, hal ini bermanfaat untuk merefresh dirinya kembali.

Itulah berbagai tips yang bisa diterapkan untuk membangun konsentrasi belajar si kecil. Peran dan pendampingan moms tentunya akan sangat berarti untuk membantu pembentukan konsentrasinya. Dengan mencoba berbagai cara diatas, semoga bisa menjadi salah satu jalan membuat si kecil lebih fokus lagi ya, moms!