Mencampur Susu Bayi dengan Obat, Bolehkah?

Kasus yang belakangan ini viral tentang pengaruh mencampur susu bayi dengan obat membuat hampir semua ibu khawatir dan takut. Bagaimana tidak, pengasuh yang dipercaya ternyata bisa berbuat tindakan yang di luar nalar orang dewasa. Pasalnya, mencampur obat orang dewasa pada susu bayi adalah sesuatu hal yang sangat membahayakan. Jangankan obat orang dewasa, obat anak-anak sekali pun sangat tidak dianjurkan untuk dicampurkan dengan susu formula.

Pengasuh Campur Susu Bayi dengan Obat Dewasa, Ini Risiko yang Akan Dialami Bayi
source: https://www.npr.org/

Selain itu, obat apa pun yang akan diberikan pada anak, khususnya mereka yang masih berada di usia balita haruslah dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anak. Pasalnya, pemberian obat apa pun kepada bayi atau balita untuk pertama kalinya mungkin akan menimbulkan reaksi obat yang serius. Jadi itulah sebabnya kasus pemberian obat alergi orang dewasa pada bayi oleh pengasuhnya menjadi topik yang sangat menakutkan, khususnya bagi para ibu dengan balita.

Pengasuh Campur Susu Bayi dengan Obat Dewasa, Ini Risiko yang Akan Dialami Bayi
source: https://blue.kumparan.com/
baca juga


Efek Samping yang Dialami Bayi Saat Diberi Obat Orang Dewasa

Berdasarkan cerita yang dipaparkan Vierza Bellina, ibu dari bayi yang menjadi korban pengasuhnya, si kecil mengalami gejala yang cukup mengkhawatirkan. Sejak pemberian susu yang dicampur dengan obat alergi orang dewasa, bayinya kerap jarang buang air di popoknya. Selain itu, ia juga tampak tidur pulas, bahkan dari setelah Magrib hingga Subuh. Hal ini tentu sangat aneh jika terjadi pada anak-anak. Risiko dehidrasi jika tidak menyusu dalam jangka waktu itu akan sangat berbahaya. Ditambah lagi dengan muntah-muntah yang dialami si kecil setiap kali diberikan susu.

Pengasuh Campur Susu Bayi dengan Obat Dewasa, Ini Risiko yang Akan Dialami Bayi
source: https://www.bukalapak.com/

Sebagai orangtua, penting bagi Mommy untuk lebih mewaspadai kerja dari pengasuh anak di rumah. Terkadang kesibukan di luar membuat ibu kurang memperhatikan perubahan dan gejala aneh yang tampak pada perilaku anak. Jadi, jangan sampai menyepelekan tiap indikasi yang tidak wajar pada apa yang dialami anak.