Tanda-Tanda Bayi Merasa Lapar Tahap Awal

Mungkin banyak yang mengira jika bayi merasa lapar ia akan menangis. Tapi tunggu dulu moms, sebenarnya ada beberapa perilaku yang menandakan ia sedang lapar sebelum menangis keras, karena rasa lapar belum terlalu kuat. Inilah tanda-tanda bayi merasa lapar pada tahap awal:
  • Menjilat atau mengecap bibirnya
  • Menghisap kepalan tangannya, pakaian, jari, atau bibirnya
  • Membuka dan menutup mulut, serta sering menjulurkan lidah
  • Kepala menengok ke kanan dan ke kiri (rooting reflex) terlihat seolah sedang mencari sesuatu.
Jangan Salah Mengira, Ini Tanda-tanda Bayi Merasa Lapar
Tanda-Tanda Bayi Merasa Lapar Tahap Aktif

Tahap ini merupakan reaksi yang lebih aktif dan ditunjukkan oleh si bayi  apabila rasa laparnya belum terpenuhi setelah ia memberi tanda seperti pada tahap awal. Selain itu, pada tahap ini menandakan bahwa rasa lapar bayi semakin meningkat dari sebelumnya moms. Berikut tanda-tanda tahap aktif antara lain:
  • Memutar kepala ke arah dada
  • Menarik-narik baju ibunya
  • Gerakan kaki dan tangan menjadi semakin aktif
  • Bernapas lebih cepat
  • Menggeliat, merengek dan terasa tidak nyaman
  • Bola matanya bergerak cepat saat tidur
Jangan Salah Mengira, Ini Tanda-tanda Bayi Merasa Lapar
Tanda-Tanda Bayi Merasa Lapar Tahap Akhir

Jika tahap aktif bayi masih belum mendapat susu atau makannnya, maka ia akan semakin merajuk. Pada tahap ini, reaksi bayi yang ditunjukkan sangat aktif. Jadi, apabila bayi menunjukkan tanda-tanda pada tahap akhir ini, bisa dikatakan sangat terlambat memberinya susu, karena ia sudah sangat lapar dan ingin segera mendapat susu moms. Berikut tanda-tanda bayi sudah sangat lapar:
  • Terlihat begitu panik dan menolehkan kepalanya ke kanan dan ke kiri. Ketika pipi atau daerah sekitar mulutnya disentuh, ia akan merespon dengan langsung membuka mulutnya.
  • Menangis dan bersuara lirih. Menangis adalah cara terakhir si bayi untuk memberitahukan bahwa ia sudah sangat lapar. Tangisan bayi yang sedang lapar biasanya ditunjukkan dengan suara yang kecil, lirih, namun dengan frekuensi yang lebih sering. Ia akan menangis dengan ritme kencang tapi cepat mereda, dan terus begitu sampai ia mendapatkan yang diinginkan. Saat si bayi menangis, wajahnya bisa sampai memerah.

Jika bayi masih menunjukkan aktivitas menghisap, entah itu asi atau botol minum padahal susu sudah habis, itu artinya ia masih belum begitu kenyang. Selain itu, bayi yang telah berusia lebih dari empat bulan yang tersenyum ditengah aktivitas menyusu, menandakan ia merasa senang dan masih ingin melanjutkan menyusu. Jadi setelah mengetahui tanda-tandanya diatas, moms tidak perlu menunggu bayi menangis keras untuk untuk memberinya susu.