Apa Itu Selulit?

Selulit terbentuk saat lemak terkumpul di kantong di bawah kulit. Serat kolagen yang menghubungkan kulit dengan lemak akan meregangkan atau memecah sehingga sel-sel lemak menjadi tonjolan dan menjadi terlihat. Ini memberi efek dimpling yang membuat permukaan kulit kental atau bergelombang. Selulit cenderung terbentuk di paha, pinggul dan bagian bawah, tapi juga muncul di perut, lutut, dan lengan atas. Meski bukan penyakit, itu adalah sesuatu yang mempengaruhi rasa percaya diri kamu.

source: https://artikel.co/

Disebabkan Estrogen

Salah satu penyebab utama selulit adalah estrogen. Hal ini menyebabkan tubuh menyimpan lemak yang sangat penting selama kehamilan. Jaringan ikat dilepas untuk mempermudah proses persalinan. Karena itu, lemak terakumulasi di daerah ini. Kelebihan retensi air dalam tubuh selama kehamilan juga membentuk selulit.

Kelebihan estrogen merangsang akumulasi lemak selama kehamilan, terutama di daerah pinggul dan paha, termasuk paha subkutan dan lemak pinggul yang menyebabkan selulit.
Tak hanya itu, retensi cairan juga menyebabkan munculnya selulit. Baik kelebihan lemak dan air, sangat berkaitan dengan kelangsungan hidup ibu dan bayi dalam kasus kelaparan dan pendarahan hebat. Jaringan ikat (kulit, ligamen, fasia) menjadi lebih longgar sehingga bisa menampung volume ekstra di daerah perut dan di area penyimpanan lemak di pinggul dan paha, dan juga untuk memudahkan persalinan.
 

source: https://www.t-nation.com
baca juga

Perubahan Hormonal

Perubahan hormonal selama kehamilan juga dapat menyebabkan pembentukan selulit. Saat hamil, tubuh Moms akan lebih gemuk, dan memang akan menyebabkan perkembangan selulit. Konsumsi air yang rendah juga bisa berujung pada perkembangan selulit.

source: http://panduanlengkapuntukibuhamil.blogspot.co.id/

Faktor Genetik

Salah satu risiko selulit selama kehamilan adalah faktor genetik atau ada riwayat keluarga yang mengalami selulit saat hamil. Ketebalan kulit kamu juga akan memainkan peran penting dalam memunculkan selulit di tubuh kamu. Sirkulasi darah yang buruk dan toksin juga menyebabkan pembentukan selulit saat hamil.

source: https://www.vemale.com/
baca juga

Pola Makan Tidak Sehat

Memasuki kehamilan akan sangat mudah mengalami kelebihan berat badan. Biasanya nafsu makan akan meningkat dan memicu kamu untuk terus makan. Bahkan cenderung membuat kamu tidak pedulu apakah makan tersebut sehat atau tidak. Terutama makanan yang kaya gula dan karbohidrat berlebih, garam, dan lemak jenuh. Selama kehamilan deretan makanan ini buruk untuk kamu. Sebaiknya hindari, ya. 

source: http://nationalgeographic.co.id/

Kurang Gerak atau Olahraga

Berjalan cepat adalah olahraga terbaik selama kehamilan, karena meningkatkan metabolisme tubuh saat hamil, mempertahankan kebugaran kardiovaskular, dan sebagai bonus tambahan, membantu memastikan persalinan cepat. Jarang berolahraga membuat risiko memiliki selulit lebih tinggi. Karena setelah banyak makan, tubuh tidak mampu untuk membakar semua lemak menjadi energi sehingga dibutuhkan olahraga untuk membantu membakar kalori tersebut. Kamu juga disarankan untuk melakukan perawatan anti-selulit secara teratur selama kehamilan.

source: http://videosenam-ibuhamil.blogspot.co.id/