Penggunaan Stroller

Perdebatan mengenai penggunaan stroller pada anak memang tidak pernah ada habisnya. Pasalnya, setiap orangtua memiliki argumennya tersendiri untuk menghentikan penggunaan stroller pada anak atau malah tetap memperbolehkan anaknya yang lebih besar untuk duduk di stroller saat berpergian. Hal ini tentu tidak akan mudah untuk dipertemukan karena masing-masing argumen memiliki tujuan yang berbeda.

Kapan Waktu yang Tepat Anak Berhenti Naik Stroller?
source: http://www.childsafetyexperts.com/

Sebagian dari mereka yang setuju dengan penggunaan stroller memiliki fokus pada efektivitas dan keamanan sebuah perjalanan. Bagi mereka, anak yang sudah besar sekali pun tetaplah anak-anak yang mudah merasa lelah dan cepat rewel saat merasa tidak nyaman. Berada dalam stroller dapat membantu mereka untuk lebih tenang. Selain itu, orangtua juga akan merasa lebih tenang saat harus melewati area yang ramai di mana anak mereka tidak akan hilang atau terselip. Mereka juga menganggap bahwa anak-anak yang "lebih besar" itu tetaplah anak kecil.

Kapan Waktu yang Tepat Anak Berhenti Naik Stroller?
source: https://us.britax.com/
baca juga

Namun di sisi lain, mereka yang menganggap bahwa penggunaan stroller akan membuat anak menjadi manja, pemalas, dan tidak mau bergerak memiliki tujuan dan fokus pada tumbuh kembang anak. Mereka berpikir bahwa anak membutuhkan aktivitas fisik yang penting untuk kesehatannya. Fakta bahwa peningkatan jumlah anak dengan kasus obesitas juga menjadi alasan utama untuk mendorong anak lebih aktif bergerak. Prinsip dasar yang dipegang mereka dengan argumen ini adalah anak-anak tidak akan menjadi lebih kuat dan dapat benar-benar berjalan lebih jauh jika orangtua tidak melatih mereka.

Kapan Waktu yang Tepat Anak Berhenti Naik Stroller?
source: https://www.momrewritten.com/

Pada dasarnya, sebagai orangtua Mommy bebas untuk menentukan pilihanmu, apakah untuk membiarkan si kecil menaiki strollernya atau menghentikannya dan menyuruhnya untuk berjalan. Hal ini tentu bergantung pada apa yang dibutuhkan dalam kondisi dan situasimu. Kalau pun kamu memilih untuk menggunakan stroller, pastikan lagi ketentuan yang ada dalam penggunaan stroller itu sendiri, khususnya terkait batasan bebannya.