1. Jangan Bertengkar di Depan Anak-anak

Perhatikan 5 Aturan Penting Ini Saat Bertengkar dengan Pasangan
source: https://themarriageplace.com/

Mengatur emosi agar tetap stabil adalah landasan yang harus diperhatikan dalam pertengkaran yang sehat dan membangun. Namun, memposisikan pertengkaran untuk tidak di depan anak-anak adalah hal pertama yang tidak bisa disepelekan. Bertengkar di depan anak-anak adalah salah satu sikap tidak sehat yang telah diteliti selama beberapa dekade. Ini juga dikategorikan sebagai satu dari beberapa perilaku terburuk yang dilakukan orang tua. Dampak buruk terhadap mental dan trauma pada anak mungkin akan muncul saat si kecil tumbuh lebih besar.


2. Ungkapkan Apa yang Dirasakan Tanpa Menjadi Perasaan Itu

Perhatikan 5 Aturan Penting Ini Saat Bertengkar dengan Pasangan
source: https://www.marriage.com/

Saat ada satu persoalan, mungkin Mommy akan merasa marah, sedih, atau kecewa. Cobalah untuk mengungkapkannya dengan menjelaskan apa yang kamu rasakan. Jangan mengekspresikannya secara terbuka dan tidak terkontrol hingga memperburuk semuanya. Menjelaskan perasaan dengan kondisi emosi yang lebih stabil akan menjaga pertengkaran menjadi diskusi yang lebih sehat dan terarah.

baca juga


3. Hindari Curhat ke Teman atau Keluarga

Perhatikan 5 Aturan Penting Ini Saat Bertengkar dengan Pasangan
source: http://myocn.net/

Pertengkaran adalah proses dan interaksi privat dan intim antara suami dan istri. Jadi, jangan biarkan teman atau keluarga mengetahuinya. Hindari mengumbar kesalahan suami atau curhat di media sosial yang dapat memperburuk suasana. Ingat, tidak ada yang berhak mengetahui urusan dan permasalahan rumah tangga dan pribadimu. Pertahankan batas yang tegas di sekitar masalah pribadi dengan orang-orang di luar rumah tangga, termasuk orangtua dan mertua. 


4. Jaga Nada Bicara Saat Bertengkar

Perhatikan 5 Aturan Penting Ini Saat Bertengkar dengan Pasangan
source: http://www.findastrologysolution.com/

Hal mengejutkan terungkap dalam sebuah penelitian menemukan bahwa kata-kata sebenarnya  hanya menyumbang 7% dari gagasan yang diserap oleh pendengar. Sementara itu, hampir 40% pesan berasal dari pola bicara dan nada suara yang digunakan. Kata-kata yang mungkin tampak tidak berbahaya bisa menjadi menyakitkan jika diucapkan dengan nada meremehkan, sarkastik, atau tidak sopan. 

baca juga


5. Ketahui Batasan Waktu Pertengkaran

Perhatikan 5 Aturan Penting Ini Saat Bertengkar dengan Pasangan
source: https://www.self.com/

Agar suasana pertengkaran tidak memanas dan semakin parah, jangan biarkan pertengkaran berlangsung terlalu lama. Ingatlah bahwa sistem sarafmu hanya dapat mengambil begitu banyak informasi dengan kondisi yang penuh dengan perselisihan. Cobalah untuk menyepakati batas 20 menit untuk diskusi yang lebih berisi. Jika masih belum menemukan solusi, tenangkan diri dulu sejenak dan lanjutkan kembali diskusi untuk mencari solusi.

Ingat, menjaga etika saat bertengkar akan membantumu dan pasangan untuk membangun hubungan suami istri yang lebih sehat dan stabil.