Bolehkah ibu hamil membaca cerita horor?

Efek beragam bisa ditimbulkan setelah Moms membaca kisah horor seperti "KKN di Desa Penari". Namun, biasanya setelah membacanya timbul rasa ketakutan yang kemudian menjadi kecemasan. Lalu bagaimana jika perasaan tersebut muncul pada ibu yang tengah mengandung?

Dilansir dari Haibunda, menurut psikolog Kristen Lindgren, Ph.D., ketika seseorang ketakutan setelah menonton film atau membaca cerita horor, bahkan sampai terbayang-bayang, yang dialami bukanlah ketakutan, tapi kecemasan. Kecemasan adalah salah satu bentuk respons dari rasa takut.

Viral Kisah Horor 'KKN di Desa Penari', Apa Dampak Bagi Ibu Hamil yang Membacanya?
source: https://www.popmama.com/amp/pregnancy/third-trimester/fajar-perdana/cara-menghilangkan-tokofobia-ketakutan-berlebihan-jelang-persalinan

"Respons rasa takut yang sebenarnya tidak ada dan tidak berbahaya, tapi untuk sebagian orang, hal ini amat berbahaya dan mengerikan. Saat melihat konten horor, otak akan memproses apakah yang terjadi tadi nyata atau tidak, dan ini dipengaruhi pikiran, kondisi psikis, dan bagaimana cara kita menilai sesuatu," tutur Lindgren, dilansir Inverse.

Jadi sebaiknya pada ibu hamil yang memiliki rasa cemas berlebihan akan suatu hal lebih baik menghindari membaca kisah horor, karena nantinya akan berdampak tidak hanya pada ibu saja, namun terhadap janin yang dikandungnya. Berikut ini dampak yang bisa ditimbulkan dari membaca kisah horor.

Efek samping ibu hamil membaca cerita horor

Studi pada tahun 2015 yang diterbitkan dalam jurnal Endocrinology menemukan, stres dan cemas selama hamil bisa berpengaruh pada mikrobiota di vagina ibu. Mikrobiota ini ditransfer ke bayi saat dia lahir pervaginam dan memengaruhi sistem imun juga metabolisme si kecil. Hal ini salah satu efek buruk yang bisa ditimbulkan dari membaca kisah horor tersebut.

Viral Kisah Horor 'KKN di Desa Penari', Apa Dampak Bagi Ibu Hamil yang Membacanya?

Trimester awal
Pada trimester awal, stress dan cemas pada ibu hamil dapat berdampak pada perkembangan janin. Hal ini dikemukakan dalam penelitian pada mencit (anak tikus) di University of Pennsylvania

"Dari studi ini, kami menyimpulkan, trimester pertama kehamilan adalah masa krusial bagi janin. Berbagai faktor seperti lingkungan, stres, dan malnutrisi berhubungan dengan meningkatnya risiko bayi mengalami gangguan perkembangan saraf seperti autisme, ADHD, dan skizofrenia," papar salah satu peneliti, Eldin J., dilansir Parents.

baca juga

Trimester akhir
Pada kehamilan di minggu ke-28 telinga luar, tengah, dan telinga serta otak bayi akan sepenuhnya berkembang. Jika Moms merasakan perasaan takut dan cemas ketika membaca cerita horor, bayi dalam kandungan pun akan ikut merasakannya. 

Bagi Moms yang tidak terbiasa membaca cerita ataupun menonton film horor, lalu kemudian melakukannya, perubahan emosi yang dialami saat membaca atau menonton akan berpengaruh pada janinnya.

Viral Kisah Horor 'KKN di Desa Penari', Apa Dampak Bagi Ibu Hamil yang Membacanya?

Oleh karena itu, ibu hamil sebaiknya menghindari kejutan-kejutan secara mendadak yang dapat menimbulkan ketakutan dan kecemasan lalu berubah menjadi stres karena menghambat asupan oksigen untuk janin.

Berbagai literatur telah menyebutkan ibu hamil yang menderita stres beresiko tinggi mengalami kelahiran prematur. Bayi yang lahir dari ibu dengan kondisi stres juga diketahui memiliki tingkat kecerdasan lebih rendah, cenderung hiperaktif dan mengalami masalah emosional.

Dampak lain yang bisa terjadi adalah Moms seringkali terbayang-bayang adegan menyeramkan dalam cerita tersebut, sehingga tidak bisa tidur ataupun sering terbangun tengah malam. Padahal, ibu hamil sendiri tanpa membaca cerita horor pun seringkali susah tidur. Nah, jangan ditambah lagi dengan mimpi buruk yang mengganggu tidur ya, Moms.