1. Squat

1. Squat

Setelah pemanasan, gerakan pertama yang bisa Moms lakukan adalah squat. Squat ini merupakan olahraga yang paling klasik namun banyak memberikan manfaat. Caranya, Moms hanya perlu berdiri dan lebarkan kaki selebar bahu. Lakukan gerakan seperti akan duduk dan kembali berdiri. Sambil atur nafas, lakukan squat secara perlahan agar pembakaran lemak lebih maksimal. Atur waktu squat selama 45 detik kemudian istirahat selama 15 detik sebelum ke latihan selanjutnya.

Saat latihan squat, ada banyak bagian tubuh yang dilatih seperti otot perut, otot bokong, otot paha juga otot betis. Tak heran, pembakaran akan sangat terasa ketika melakukan gerakan squat ini. Bagi Moms yang baru melakukannya pertama kali, pastinya akan merasa lelah dan menyerah. Namun, 'No pain, no gain!'

2. Donkey Kick

2. Donkey Kick

Gerakan selanjutnya adalah Donkey kick. Caranya, ambil yoga matt atau alas apapun untuk menghindari slip saat berolahraga. Posisi kan seperti menungging namun tulang punggung harus lurus. Lakukan gerakan menendang ke belakang dengan posisi kaki yang membentuk sudut 90 derajat. Lalu kembali ke posisi semula. Atur tumpuan hanya pada otot pantat dan kaki. Seperti gerakan lainnya, lakukan selama 45 detik latihan (22 detik untuk kaki bagian kanan dan 22 detik untuk kaki bagian kiri) dan 15 detik istirahat.

Donkey kick sangat baik untuk melatih otot pantat, paha dan betis. Perlu diingat, hasil akan maksimal jika Moms melakukan setiap gerakannya secara perlahan.

baca juga

3. Lunge

3. Lunge

Tak asing bukan dengan gerakan lunge? Biasanya, gerakan ini selalu ada dibeberapa gerakan aerobik. Caranya, Moms harus berdiri tegak, lakukan gerakan kedepan dengan kedua kaki membentuk sudut 90 derajat, usahakan untuk menahan kaki satunya agar tidak menyentuh lantai dan beri jarak sekitar 2 cm dari lantai. Kembali ke posisi berdiri dan lakukan pada kaki lainnya. Cukup lakukan 45 detik latihan dan 15 detik istirahat.

Lunge sangat bermanfaat untuk melatih otot perut bagian bawah, seluruh otot kaki bahkan pantat sekalipun. Lunge ini akan membakar lemak dibagian paha dan betis sehingga membuat kaki terlihat lebih jenjang dan langsing.

4. Side Lunge

4. Side Lunge

Masih sama dengan gerakan lunge sebelumnya, yang membedakan hanyalah arah latihannya. Caranya berdiri tegak, gerakan satu kaki ke arah samping sambil kaki membentuk sudut 90 derajat. Biarkan beban tubuh ditopang oleh salah satu kaki. Lakukan ke kanan dan ke kiri secara perlahan selama 45 detik kemudian istirahat kembali selama 15 detik.

Side lunge sangat bermanfaat untuk melatih otot paha bagian dalam dan otot betis sehingga lemak-lemak pada daerah tersebut terbakar secara maksimal. Kaki jenjang bukan hanya impian nih, Moms!

baca juga

5. Fire Hydrant

5. Fire Hydrant

Last but not least, fire hydrant. Hampir mirip dengan posisi Donkey kick, namun untuk gerakan ini kita akan melakukannya ke arah samping. Atur tumpuan hanya pada otot pantat bukan pada tubuh. Usahakan agar tubuh tetap diam terutama bagian punggung sehingga latihan lebih maksimal dan terfokus pada bagian kaki. Lakukan secara perlahan dengan durasi 45 detik latihan (22 detik bagian kanan dan 22 detik bagian kiri) dan 15 detik istirahat.

Fire hydrant bermanfaat untuk melatih otot pantat dan membakar lemak pada paha bagian dalam. Lakukan perlahan dan jangan mengayun.

Selamat mencoba!