Mimisan Posterior vs Anterior

Mimisan dapat terjadi dalam bentuk mimisan anterior atau posterior. Mimisan anterior adalah yang paling umum, di mana darah keluar dari depan hidung. Biasanya ini disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah kecil di dalam hidung, yang dikenal sebagai pembuluh kapiler. Sedangkan, mimisan posterior berasal dari bagian dalam hidung. Mimisan jenis ini tidak biasa terjadi pada anak-anak, kecuali jika itu terjadi akibat cedera wajah atau hidung.

Penyebab Mimisan pada Anak dan Cara Tepat Mengatasinya
source: https://www.sciencenews.org/


Penyebab Mimisan pada Anak

Pada umumnya, ada beberapa penyebab umum yang menyebabkan seorang anak mengalami mimisan. Diantaranya adalah: 

  • Udara kering: Udara yang kering menjadi penyebab paling sering mimisan pada anak-anak. Hal ini termasuk udara dalam ruangan yang dipanaskan atau iklim yang kering. Udara kering yang dapat mengiritasi dan mengeringkan membran hidung hingga akhirnya pembuluh kapilerpun pecah.
  • Menggaruk hidung: Kebiasaan anak menggaruk hidung ternyata juga bisa menjadi penyebab mimisan terjadi. Pasalnya, menggaruk dapat mengiritasi hidung dengan  membuat pembuluh darah kapiler mengalami pendarahan.
  • Trauma: Saar seorang anak mengalami cedera pada hidung, itu memicu munculnya mimisan. Meskipun ini bukanlah masalah yang besar, tetapi Mommy harus mencarikan perawatan medis jika pendarahan tidak berhenti setelah 10 menit.
  • Pilek, alergi, atau infeksi sinus: Penyakit apa pun yang menyangkut gejala hidung tersumbat dapat menyebabkan iritasi kulit hingga mengakibatkan mimisan.
Penyebab Mimisan pada Anak dan Cara Tepat Mengatasinya
source: http://chcmarblefalls.com/

Dalam kasus yang jarang terjadi, mimisan juga bisa disebabkan oleh masalah yang berkaitan dengan pembekuan darah atau pembuluh darah abnormal. Jika anakmu mengalami mimisan yang tidak terkait dengan penyebab yang tercantum di atas, segera konsultasikan kondisinya pada dokter.

baca juga


Penanganan Mimisan pada Anak

Saat anak mengalami mimisan, ada beberapa pertolongan pertama yang harus Mommy lakukan untuk membantu menghentikan aliran darah. Ikuti langkah-langkah ini untuk menghentikan mimisan berikut ini:

  1. Jaga agar mereka agar dapat duduk dengan tegak dan sedikit memiringkan kepala ke depan sedikit. Membungkukkan kepala ke belakang dapat menyebabkan darah mengalir ke tenggorokan mereka. Ini akan terasa tidak enak, dan itu bisa membuat anak Anda batuk atau bahkan muntah.
  2. Tekan perlahan bagian lunak hidung di bawah jembatan hidung. Mintalah anakmu bernapas melalui mulut mereka saat Mommy melakukan ini.
  3. Coba pertahankan tekanan selama sekitar 10 menit. Mommy juga bisa mengoleskan es ke pangkal hidung untuk dapat mengurangi aliran darah.
Penyebab Mimisan pada Anak dan Cara Tepat Mengatasinya
source: https://youaremom.com/


Mimisan Berulang Kali pada Anak

Biasanya sebagian besar anak hanya akan mengalami satu atau dua kali mimisan selama kurun waktu bertahun-tahun. Namun, ada pula beberapa yang mengalaminya sering dan berulang kali. Hal ini dapat terjadi ketika lapisan pembuluh menjadi sangat sensitif dan mudah teriritasi. Jika merasa diperlukan, Mommy bisa segera membawa si kecil ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut.

Penyebab Mimisan pada Anak dan Cara Tepat Mengatasinya
source: https://www.healthxchange.sg/

Untuk mencegah mimisan yang berulang pada anak-anak, cobalah untuk meminta si kecil agar tidak terlalu sering menggaruk dan memainkan hidungnya. Pasalnya, sebagian besar mimisan terjadi akibat dari jaringan pembuluh darah di hidung yang sangat sensitif dan rapuh. Ingatlah bahwa sebagian besar mimisan tidak berbahaya.