1. Jangan Memberikan Anak Susu dengan Kandungan Laktosa

Saat mengetahui anak mengalami intoleransi laktosa, mungkin kamu akan galau tetap memberikan anak susu atau tidak. Karena masih dalam tahap tumbuh-kembang, nutrisi yang bersumber dari susu sangat penting untuk anak. Namun, jangan khawatir, Moms! Kamu tetap bisa memberikan susu kepada buah hati kesayanganmu, tapi pilihlah jenis susu yang kandungan laktosanya cukup rendah atau tidak ada sama sekali. Sudah banyak susu bebas laktosa yang dijual di pasaran. Solusi lainnya agar si kecil tetap minum susu adalah ganti susu yang mengandung laktosa dengan susu kedelai. Susu kedelai ini mengandung sukrosa atau sirup jagung yang mudah dicerna anak.
 

1. Jangan Memberikan Anak Susu dengan Kandungan Laktosa
source: http://www.mybaba.com


 

baca juga

2. Ganti Sumber Kalsium dengan Asupan Lain

Anak intoleransi laktosa yang tidak bisa mengonsumsi susu ataupun produk turunan susu lainnya, maka kemungkinan ia tidak mendapatkan kalsium yang cukup. Padahal kalsium berperan penting untuk membantu pertumbuhan tulang dan gigi. Untuk itu, kamu harus pandai-pandai mencukupi kebutuhan kalsium anak sehari-hari. Selain susu, masih banyak asupan yang kaya kalsium bisa kamu berikan kepada anak, di antaranya sayuran berwarna hijau seperti bayam, kale, juga brokoli. Selain itu, tahu, kacang-kacangan dan jenis ikan seperti salmon juga banyak mengandung kalsium. 
 

2. Ganti Sumber Kalsium dengan Asupan Lain
source: https://victorysb.ru


 

3. Berkonsultasi dengan Dokter

Satu hal yang tidak boleh kamu lupakan saat mendapati anak menunjukkan gejala intoleransi laktosa adalah memeriksakan kondisinya ke dokter. Dengan membawanya ke dokter, maka diagnosis intoleransi laktosanya juga akan lebih tepat. Dokter juga akan memberikan saran untuk mengatasi intoleransi laktosa anak. Pada beberapa kasus, dokter memberikan beberapa suplemen pengganti laktase agar dapat memecah laktosa yang ada dalam susu. 

 

3. Berkonsultasi dengan Dokter
source: https://health.usnews.com