Penyebab Anak Berbohong

Semua orang berbohong pasti dengan alasan, begitu juga dengan anak-anak. Biasanya, anak-anak akan berbohong untuk menghindari kesalahan yang sudah dilakukannya. Berikut ini adalah beberapa daftar penyebab anak berbohong yang harus Mommy antisipasi:

  • untuk menutupi kesalahan sehingga mereka tidak mendapat masalah
  • untuk mengamati bagaimana orangtua akan merespons
  • untuk membuat cerita lebih menarik
  • untuk mendapatkan perhatian atau membuat diri mereka terdengar lebih baik
  • untuk mendapatkan sesuatu yang mereka inginkan 
Saat Anak Mulai Berbohong, Ini Langkah yang Bisa Moms Lakukan
source: https://selfsufficientkids.com/


Saat Anak Berbohong

Anak-anak dapat belajar berbohong sejak usia dini. Biasanya, pada usia sekitar tiga tahun, anak akan mulai sadar bahwa orangtuanya bukanlah pembaca pikiran, sehingga ia dapat mengatakan hal-hal yang tidak benar tanpa Mommy mengetahui yang sebenarnya. Jika ini dibiarkan atau direspon dengan cara yang salah, anak akan lebih banyak berbohong pada usia 4-6 tahun.

Saat Anak Mulai Berbohong, Ini Langkah yang Bisa Moms Lakukan
source: https://www.pbskids.org/

Saat anak-anak bertambah besar, mereka dapat berbohong lebih baik tanpa ketahuan. Kebohongan yang dibuatnya juga bisa menjadi lebih rumit, karena anak-anak memiliki lebih banyak kata dan lebih baik dalam memahami bagaimana orang lain berpikir.

baca juga


Mendorong Anak untuk Berkata Jujur

Setelah anak-anak memasuki usia yang cukup, mereka akan semakin cerdas dalam memahami perbedaan antara yang benar dan yang tidak benar. Di saat inilah peran orangtua sangat penting untuk mendorong dan mendukung mereka dalam mengatakan yang benar. Mommy dapat melakukan ini dengan menekankan pentingnya kejujuran dalam keluarga dan membantu anak-anak memahami apa yang dapat terjadi jika ia berbohong.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk menekankan kejujuran pada anak sejak dini:

  • Buka pembicaraan tentang kebohongan dan apa yang akan terjadi jika seseorang mengatakan kebohongan. Tentu ia akan kehilangan kepercayaan. 
  • Tekankah bahwa kepercayaan adalah segalanya untuk bisa mendapatkan kebahagiaan dalam hidup. Jika ia kehilangan kepercayaan, apa pun yang ia inginkan akan menjadi sulit untuk tercapai. Ini berlaku untuk masa sekarang dan di masa depan.
  • Bantu anak menghindari situasi di mana ia merasa perlu berbohong. Misalnya, jika Mommy bertanya kepada anakmu apakah ia menumpahkan susunya, ia mungkin merasa takut dan ingin berbohong. Untuk menghindari situasi ini, Mommy bisa mengatakan, "Duh, susunya tumpah. Tidak apa, ayo bersihkan bersama." Cara ini mengajarkan tanggung jawab yang jauh lebih baik daripada harus memarahinya dan membuatnya berbohong.
  • Pujilah anak kejujuran ketika ia mengakui kesalahan. Misalnya, "Mommy senang kamu bisa jujur memberi tahu apa yang terjadi. Yuk, sama-sama selesaikan ini."
  • Jadilah contoh untuk mengatakan yang sebenarnya. Jangan pernah menutupi kesalahanmu yang terlihat jelas untuk menunjukkan sisi ideal dan sempurna. Jujurlah dan bertanggung jawab atas kesalahanmu.
Saat Anak Mulai Berbohong, Ini Langkah yang Bisa Moms Lakukan
source: https://www.babycenter.com/


Merespon Kebohongan Anak

Jika anak mengatakan kebohongan yang disengaja, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memberi tahu dia bahwa berbohong adalah hal yang fatal dan tidak akan membuat keadaan menjadi lebih baik. Selanjutnya, berikanlah konsekuensi yang sesuai. Namun, pastikan bahwa konsekuensi dan hukuman yang dilakukan harus sejalan dengan kesalahan yang dilakukan. Misal, saat ia mencoret tembok, ajaklah ia untuk bersama-sama mengecat ulang dinding kamarnya.

Saat Anak Mulai Berbohong, Ini Langkah yang Bisa Moms Lakukan
source: https://www.healthline.com/

Ingat, jangan merespon kebohongan anak dengan emosi yang menakutkan bagi mereka. Buatlah anak merasa takut dengan kebohongan itu sendiri, bukan pada orangtua. Dengan begitu mereka akan tumbuh menjadi seseorang yang jujur.