Food and Drugs Association (FDA) Amerika memberikan kategori tingkat berbahaya beberapa obat-obatan dan bahan kimia: A, B, C, D, dan X. Kategori A dan B umumnya dianggap aman selama kehamilan, tapi apa saja ya? Yuk cari tahu bahan-bahan berbahaya yang biasanya terdapat dalam kosmetik dan obat perawan kulit.

Daftar 12 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari Ibu Hamil

1. Hydroquinone

Jenis ini (termasuk idrochinone, quinol, 1-4 dihydroxy benzene, 1-4 hydroxy benzene) adalah kategori C (notabene aman tapi mengandung resiko) dan umum ditemukan di krim pemutih wajah. Selama masa kehamilan, normal bagi kulit bumil menjadi lebih gelap atau timbul flek-flek kecoklatan di wajah akibat perubahan hormon. Namun moms wajib menghindari produk kecantikan apapun mengandung hydroquinone ya.

baca juga

2. Beta hidroxy acid (BHA)

Bahan yang termasuk kategoti C ini, biasanya terkandung dalam produk kecantikan yang mampu meredakan jerawat, kulit berminyak, dan mengangkat sel-sel kulit mati (exfoliation). Nama bahan turunan lain dari BHA ialah salicyclic acid, 3-hydroxypropionic acid, trethocanic acid, dan tropic acid.

3. Formalin

Formalin sebagai pengawet produk ternyata dapat meningkatkan risiko keguguran atau gangguan kesuburan. Zat lain turunan dari formalin ialah quaternium-15, dimethyl-dimethyl (DMDM), hydantoin, imidazolidinyl urea, diazolidinyl urea, sodium hydroxymethylglycinate, dan 2-bromo-2-nitropropane-1,3-diol (bromopol).

3. Formalin
baca juga

4. Alumunium Chloride Hexahydrate

Zat ini ditemukan dalam beberapa produk diodoran. Ia termasuk dalam kategori C.

5. Retinoid

Lagi-lagi obat jerawat mengandung zat berbahaya lain yang disebut retinoid. Retinoid dan semua turunannya (retinaldehyde, differin, adapalene, tretinoin, tazarotene dan isotretinoin) masuk dalam kategori C. Tazorac dan accutane, versi lain dari turunan retinoid, bahkan hingga masuk kategori X(kontraindikasi dan harus dihindari) Biasannya bernama Retin-A, Renova, Retinol, dan retinyl palmitate.

Meski retinoid merupakan kelompok obat yang struktrur kandungannya berhubungan dengan vitamin A. Selain itu vitamin A pun dibutuhkan untuk perkembangan janin selama mengandung. Namun asupan yang berlebihan justru menyebabkan cacat lahir serius dan keracunan hati.

6. Benzoyl peroxide

Biasanya terkandung dalam obat jerwat non resep dan berada dalam kategori C.

6. Benzoyl peroxide

7. Tetracycline

Masuk dalam kategori D, bagi bumil pengguna antibiotik ini kemungkinan hatinya akan rusak dan perubahan warna keabuan pada bayi ketika masa pertubuhan. Biasanya ditemukan dalam obat jerawat dan penyakit Lyme. Obat-obatan lainnya termasuk doxycycline dan minocycline.

8. Toluene

Termasuk pula methylbenzene, toluol dan antisal 1a. Toulene umum terdapat dalam cat kuku.

9. Diethanolamine (DEA)

Sering ditemukan di beberapa produk perawatan tubuh dan rambut. Hindari juga diethanolamine, oleamide DEA, lauramide DEA, dan cocamide DEA.

9. Diethanolamine (DEA)

10. Paraben

Termasuk pula propyl, butyl, isopropyl, isobutyl and methyl parabens. Zat yang sering diperbincangkan netizen ini, ternyata ada dalam produk perawatan tubuh, kosmetik, sampo, dan sabun.

11. Bahan aktif tabir surya

Merupakan item yang wajib digunakan ketika outdoor, tenryata banyak pertimbangan yang harus pikirkan saat membeli tabir surya. Sebaiknya pilih produk tabir surya dengan kadar bahan mineral aktif titanium dioxide dan/atau zinc oxide yang lebih ringan.

12. Thioglycolic acid

Umum ditemukan dalam beberapa cairan wax kimia untuk mencabut bulu. Hindari pula acetyl mercaptan, mercaptoacetate, mercaptoacetic acid, dan thiovanic acid.