Apa itu Reactive Breakout?

Bagi sebagian orang yang masih kurang familiar, tentu membedakan breakout dan purging bukanlah hal yang mudah. Pasalnya, keduanya mungkin tampak sangat mirip. Tidak seperti purging, breakout reaktif yang terjadi akibat ketidakcocokan dapat muncul akibat alergi dan ketidakcocokan pada zat yang terkandung dalam produk. Selain itu, purging juga bisa terjadi ketika produk perawatan kulit tidak mengandung bahan yang mempercepat pergantian sel.

Sebelum Mencoba Skincare Baru, Yuk Kenali Perbedaan Breakout dan Purging!
source: https://www.truselforganics.com/

Ciri-Ciri Breakout

Nah, berikut ini adalah beberapa ciri-ciri yang biasa menandai breakout pada sebagian besar orang saat mencoba produk skincare baru:
  1. Jerawat muncul di area yang tidak biasa muncul jerawat atau beruntus.
  2. Beruntus atau jerawat bertahan lebih dari empat hingga delapan minggu.


Jerawat breakout ini terjadi ketika kulitmu bereaksi negatif terhadap salah satu dari beberapa bahan dalam produk perawatan kulit yang digunakan. Jika ini terjadi, pastikan untuk segera hentikan penggunaan produk.

Sebelum Mencoba Skincare Baru, Yuk Kenali Perbedaan Breakout dan Purging!
source: https://www.zwivel.com/
baca juga


Bagaimana Purging Terjadi?

Di sisi lain, munculnya jerawat atau beruntusan di awal penggunaan produk skincare baru dapat juga terjadi akibat proses purging. Purging ini merupakan tahapan pembersihan wajah di mana kotoran yang tertahan dalam kulit keluar dan menyebabkan semua pori-pori tersumbat dan mengakibatkan jerawat. Proses ini biasanya hanya akan terjadi pada penggunaan produk pengelupasan seperti asam glikolat (AHA), asam salisilat (BHA), vitamin C dan retinoid.

Sebelum Mencoba Skincare Baru, Yuk Kenali Perbedaan Breakout dan Purging!
source: https://www.sourcevital.com/

Proses pembersihan ini umumnya mengikuti proses regenerasi kulit yang secara teoritis membutuhkan waktu 28 hari. Namun, seiring bertambahnya usia, siklus ini melambat. Meskipun lamanya siklus penuh berbeda bagi setiap orang, purging tidak akan berlangsung lebih lama dari enam minggu.

Cara Meminimalkan Purging

Meskipun purging adalah proses yang baik, itu bukan berarti Mommy harus melalui pembersihan wajah besar-besaran. Tetap ada cara untuk bisa meminimalisir gejala purging yang mengganggu. Salah satunya adalah dengan memulai penggunaan skincare berbahan retinoid topikal atau produk berbasis asam hidroksi. Cara ini dapat secara perlahan menyesuaikan kecepatan pembersihan dan mengurangi gejala mengganggunya.

Sebelum Mencoba Skincare Baru, Yuk Kenali Perbedaan Breakout dan Purging!
source: https://www.bustle.com/

Alih-alih menggunakan exfoliator setiap hari, gunakan setiap dua atau tiga hari sekali. Jika Mommy memiliki kulit sensitif, Mommy bahkan dapat menggunakannya seminggu sekali sebagai permulaan. Mommy bisa mulai dengan menggunakan persentase yang lebih rendah untuk asam hidroksi, dan menambahnya sesuai dengan toleransi kulit.

Jika kulitmu tampak mulai mengalami purging, Mommy dapat membantu meminimalkan keparahan dari jerawat dengan menjaga kulit tetap bersih dan terhidrasi dengan pembersih lembut dan pelembap. Jangan lupa pula untuk melindungi kulit dengan menerapkan tabir surya.