1. Baby walker

Orangtua memberikan anak mereka baby walker dengan harapan untuk membantu si kecil belajar berdiri dan berjalan. Namun tahukah Moms bahaya yang mengintai dari penggunaan baby walker tersebut? 

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa cedera yang disebabkan oleh baby walker lebih umum tetapi tidak terlalu parah. Menurut sebuah penelitian dalam jurnal Pediatrics yang diterbitkan pada 17 September 2018, “Lebih dari 200.000 anak-anak di bawah usia 15 bulan dirawat di UGD rumah sakit akibat cedera tulang tengkorak, gegar otak, patah tulang, dan cedera lain terkait dengan penggunaan babywalker sejak tahun 1990 hingga 2014”.

Siapa Sangka 6 Peralatan Bayi ini Bisa Berbahaya, Nomor 4 Paling Diwaspadai, Moms!
source: https://m.tribunnews.com/amp/kesehatan/2016/01/18/baby-walker-tak-melatih-punggung-bayi-untuk-berjalan-sebaiknya-hentikan-memakainya

Baby walker jika penggunaannya tak diawasi juga memungkinkan si kecil meraih benda-benda berbahaya di sekitarnya, seperti radiator, korek api, pemanas ruangan dan lain-lain.

2. Ayunan pegas

Ayunan pegas dapat berfungsi untuk menenangkan bayi dan dapat menidurkan secara efektif. Namun, mengayun terlalu kencang dapat membahayakan bayi, hal ini biasa disebut dengan shaken syndrome baby (sindrom bayi terguncang). 

Gejala yang ditimbulkan adalah muntah-muntah dan kejang-kejang. Dan setelah diperiksa ternyata ada robekan di pembuluh darah otak. Karena struktur tubuh bayi yang masih sangat lemah, guncangan atau efek ayunan bayi yang kuat dapat menyebabkan terjadinya tarikan atau rentangan antara otak dengan selaput otak yang melekat pada tulang kepala. 

Siapa Sangka 6 Peralatan Bayi ini Bisa Berbahaya, Nomor 4 Paling Diwaspadai, Moms!
source: https://www.ibupedia.com/artikel/kelahiran/5-tips-aman-menggunakan-ayunan-bayi-dan-cara-memilihnya

Rentangan ini menyebabkan terjadinya robekan pembuluh darah yang menghubungkan antara otak dengan selaput otak. Gejala yang paling ringan pada bayi yang terkena sindrom tersebut adalah perdarahan di retina (selaput jala) mata dan jangka panjang dapat menyebabkan kebutaan. Jadi sebaiknya, berhati-hatilah dalam mengayun si kecil ya Moms.

baca juga

3. Mainan pada kursi mobil

Membawa car seat (tempat duduk di mobil khusus untuk bayi) memang cara aman ketika mengajak si kecil bepergian naik mobil. Ada beberapa dari car seat tersebut dilengkapi mainan untuk membuat anak tetap terhibur sepanjang perjalanan.

Namun, alih-alih terhibur, si kecil malah terluka akibat mainan tersebut. Karena biasanya bayi tertarik pada mainan yang tergantung dan kemudian berusaha menariknya. Mainan tersebut berpotensi memukul wajah anak dan membahayakan mereka. Jadi pastikan jika si kecil sedang menggunakan car seat, keadaan di sekelilingnya aman ya, Moms.

Siapa Sangka 6 Peralatan Bayi ini Bisa Berbahaya, Nomor 4 Paling Diwaspadai, Moms!
source: https://m.wajibbaca.com/2016/06/sekedar-mengingatkan-ini-yang-perlu.html

4. Mainan dengan baterai

Mainan dengan baterai memang sangat menghibur bagi si kecil. Karena biasanya dilengkapi dengan bunyi-bunyian yang menarik perhatiannya. Namun jika tak diawasi, si kecil bisa saja membongkar mainan tersebut dan menelan baterai karena bayi sedang masuk fase oral. Jika hal tersebut terjadi, bisa fatal akibatnya. Moms harus segera melarikan si kecil ke dokter dan mendapat penanganan segera. Oleh karena itu, selalu awasi si kecil dalam bermain ya, Moms.

5. Mainan berukuran kecil

Biasanya jika Moms membeli mainan, seperti lego atau puzzle yang berukuran kecil ada tulisan 3+ ages atau 6+ ages. Hal ini dimaksudkan mainan tersebut tidak untuk dimainkan bagi anak yang berusia di bawah 3 atau 6 tahun karena terdapat komponen-komponen kecil yang bisa saja tertelan si kecil yang belum mengerti jika itu berbahaya.

Untuk itu, dalam membelikan mainan si kecil, harus selalu dipastikan keterangan yang ada di setiap bungkus atau box nya ya, Moms. Jangan sampai si kecil tersedak karena menelan komponen-komponen dari mainan tersebut.

Siapa Sangka 6 Peralatan Bayi ini Bisa Berbahaya, Nomor 4 Paling Diwaspadai, Moms!
source: https://m.kumparan.com/amp/@kumparanmom/main-bongkar-pasang-manfaat-untuk-anak-menurut-psikolog

6. Sleep positioners

Sleep positioners ini termasuk ke dalam perkengkapan tidur bayi berbentuk tikar datar dengan guling di sisi-sisinya dan dirancang untuk menjaga posisi tidur bayi. Pembuatnya menyebutkan, penggunaan produk ini mengurangi risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS), mencegah kolik, memperbaiki pencernaan, dan mengurangi meludah. 

Sayangnya, tak ada penelitian pasti untuk mendukung klaim ini dan tidak ada bukti bahwa produk tersebut melindungi bayi dari deformitas posisi tidur. Baik AAP dan Food and Drug Administration menyarankan orang tua untuk tidak menggunakannya karena meningkatkan risiko mati lemas dan terlalu membatasi gerakannya saat tidur.

Berikut tadi adalah peralatan bayi yang dapat membahayakan jika penggunaannya tak diawasi. Oleh karena itu, tetap awasi bayi kita dimanapun berada ya, Moms!