Menunda Kehamilan

Dewasa ini, pasangan muda yang menikah di bawah usia 25 tahun relatif memilih untuk melakukan penundaan kehamilan. Latar belakang mereka melakukan ini beragam, diantaranya adalah faktor kesiapan mental, kemapanan finansial, atau bahkan mempersiapkan diri untuk fokus pada karir dan pendidikan terlebih dahulu.

Hal ini sebenarnya tidak masalah karena sebenarnya pemerintah di Indonesia juga memiliki program penundaan anak pertama untuk menciptakan keluarga yang kondusif sebelum memiliki bayi. Akan tetapi, menunda kehamilan terkadang menimbulkan beberapa risiko jika dilakukan tanpa perencanaan dan pengawasan yang tepat dari ahli kesehatan.
 

Menunda Kehamilan
source: https://www.bustle.com/



 

baca juga

Cara Menunda Kehamilan

Beberapa pasangan menggunakan beberapa cara untuk menunda kehamilan mereka. Idealnya, para pasangan muda berkonsultasi terlebih dahulu pada para ahli kesehatan saat akan melakukan program penundaan kehamilan. Beberapa alat kontrasepsi yang dapat dipilih adalah :

  1. Menggunakan kondom
  2. Mengonsumsi pil KB
  3. Melakukan suntik KB
  4. Menggunakan teknik kalender untuk menghitung masa subur
Cara Menunda Kehamilan
source: http://www.theperiodblog.com/



 

Risiko Menunda Kehamilan

Cara dan teknik di atas dapat dipilih untuk menunda kehamilan. Akan tetapi, tetap ada risiko terjadinya kehamilan yang berbahaya. Untuk itu, waspadai risiko yang akan kamu hadapi saat menunda kehamilan berikut ini :

 

baca juga

Sulit Memiliki Anak

Hal pertama yang memang sering dibicarakan bahkan menjadi mitos bahaya menunda kehamilan adalah sulitnya memiliki anak. Menunda kehamilan bukan berarti kamu tidak ingin memiliki anak sama sekali, tetapi saat kamu sudah terlewat batas, kamu akan mendapati tubuh kamu sudah tidak subur dan optimal lagi untuk hamil dan memiliki keturunan.

Karena itu, penting bagi kamu agar membuat target dan batasan, kapan akan memulai program kehamilan. Konsultasikan dengan dokter kandungan untuk dapat memeriksa kondisi kesehatanmu.
 

Risiko Menunda Kehamilan
source: http://www.benefitspro.com/



 

Bayi Cacat

Semua teknik penundaan kehamilan yang dapat kamu pilih tidak 100% dapat menunda kehamilan. Tetap ada risiko pembuahan yang terjadi sehingga dapat memungkinkan kamu hamil di saat kamu masih menggunakan alat-alat kontrasepsi.

Hal ini tentu berbahaya sebab alat kontrasepsi suntik dan pil dapat mempengaruhi pertumbuhan janin. Apalagi jika kamu menggunakan spiral, bayi yang tumbuh akan terganggu akibat adanya benda asing dalam rahimmu.
 

Risiko Menunda Kehamilan
source: https://www.self.com/



 

Kanker Rahim dan Payudara

Hamil pada dasarnya merupakan salah satu cara alami untuk menghindari penyakit-penyakit yang tidak diinginkan seperti kanker rahim dan payudara. Saat hamil, hormon-hormon kamu dapat bekerja maksimal untuk menjadi kekebalan tubuh untuk melawan sel-sel kanker yang dapat tumbuh. Begitu pula saat menyusui. risiko kanker payudara akan berkurang seiring dengan proses pemberian ASI pada bayi.
 

Risiko Menunda Kehamilan
source: http://7chicas.blogspot.com/