Bahaya Paparan Kabut Asap Selama Kehamilan

Selama masa kehamilan tentu Moms perlu memerhatikan segala asupan yang masuk ke tubuh, mulai dari udara, makanan, minuman, hingga manajemen stress demi kesehatan Moms dan buah hati dalam kandungan. Tetapi, bencana kabut asap yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia di antaranya Riau dan Kalimantan Tengah membuat beberapa Moms yang berada di sekitar area bencana harus ekstra waspada terhadap kesehatan janin dan pernapasan.

Bahkan, seorang Ibu di Riau sempat panik ketika merasakan bayi dalam kandungannya tak bergerak untuk beberapa saat akibat sang ibu terlalu banyak terpapar kabut asap. Miris ya Moms?

Nah, untuk itu yuk simak ulasan singkat mengenai bahaya paparan kabut asap untuk ibu hamil secara medis ini agar Moms dapat mengantisipasi dampak buruk bagi Moms dan bayi dalam kandungan!

Bahaya Paparan Kabut Asap Selama Kehamilan

Kandungan Berbahaya Kabut Asap untuk Ibu Hamil

Jangankan Ibu hamil, untuk Moms yang tidak sedang dalam masa kehamilan pun, paparan kabut asap tentu terasa sangat mengganggu pernapasan, bukan? Nah, kebayang kan, Moms bagaimana jika paparan kabut asap ini mengenai Moms yang sedang hamil?

Sebenarnya apa saja sih kandungan asap hasil pembakaran sehingga sangat berbahaya bagi pernapasan terutama untuk ibu hamil?

Ternyata Moms, menurut Laode Alhamd, peneliti bidang ekologi LIPI, ada 4 kandungan berbahaya dalam kabut asap akibat kebakaran hutan yang tengah terjadi. 4 kandungan berbahaya tersebut adalah Karbon Monoksida (CO), Sulfur Dioksida (SO2), Nitrogen Dioksida (NO2), dan Ozon Permukaan (O3).

Masing-masing senyawa tersebut memiliki dampak berbahaya yang tidak boleh disepelekan. Contohnya, sulfur Dioksida atau SO2 berbahaya karena dapat membuat saluran napas mengecil dan membuat iritasi selaput lendir pernapasan. Ozon atau O3 dapat menyebabkan iritasi tenggorokan.

Selanjutnya Karbon Monoksida atau CO dapat menimbulkan sesak napas, disorientasi, rasa berat pada dada, pusing, koma hingga kematian. Yang terakhir, Nitrogen Dioksida atau NO2 dapat merusak organ yang bertugas membersihkan paru-paru, sehingga pertahanan saluran napas berkurang.

Jika terlalu banyak menghirup asap berbahaya tersebut Moms bisa berpotensi terjangkit berbagai penyakit, seperti iritasi hingga infeksi paru-paru kronis. Dan pada kasus ibu hamil, buruknya kualitas udara yang dihirup Ibu hamil tentu akan mengganggu kesehatan bayi dalam kandungan yang organ tubuhnya belum matang sempurna dan masih rapuh.

Tidak hanya asap dari kebakaran hutan, sebenarnya ibu hamil rentan terpapar bahaya asap yang dihasilkan dari segala jenis pembakaran, seperti asap rokok, asap sisa pembakaran sampah atau arang, asap kendaraan bermotor atau industri, dan lain sebagainya.

Kandungan Berbahaya Kabut Asap untuk Ibu Hamil
baca juga

Tips Antisipasi Bahaya Kabut Asap untuk Moms yang Berada di Kawasan Bencana

Nah, setelah mengetahui berbagai kandungan dan dampak bahaya paparan asap bagi ibu hamil, sekarang Moms perlu simak tips untuk antisipasi bahaya kabut asap bagi ibu hamil, terutama untuk Moms yang tinggal di kawasan bencana kabut asap.

Tips Antisipasi Bahaya Kabut Asap untuk Moms yang Berada di Kawasan Bencana

1. Gunakan Masker Sekalipun Sedang Berada di Dalam Rumah

Memang tidak nyaman rasanya ya, Moms ketika harus menggunakan masker sekalipun sedang berada di dalam rumah? Tetapi demi kesehatan dan keselamatan Moms dan bayi dalam kandungan, sebaiknya Moms tetap menggunakan masker meskipun saat di dalam rumah. Sebab, bukan tidak mungkin, asap dan kandungan-kandungan berbahaya di dalamnya menerobos melalui celah-celah ventilasi rumah dan rentan terhirup oleh ibu hamil dan anggota keluarga lainnya.

2. Konsumsi Air Putih yang Cukup
Rehidrasi secara optimal diperlukan oleh semua ibu hamil untuk mencukupkan kebutuhan detoksifikasi racun dalam tubuh dan metabolisme selama kehamilan, terlebih untuk ibu hamil yang tinggal di kawasan bencana kabut asap. Mengonsumsi air putih secara optimal akan membantu Moms dalam mengeluarkan racun-racun melalui urine sehingga bahaya kabut asap dapat diminimalisir.

3. Konsumsi Vitamin C yang Disarankan Oleh Dokter Kandungan
Hampir sama dengan fungsi air putih, vitamin C akan membantu tubuh Moms dalam mendetoksifikasi racun-racun dalam tubuh dan organ pernapasan akibat paparan asap, juga menjaga daya tahan tubuh ibu hamil agar tetap berada dalam kondisi prima di tengah bencana kabut asap yang berbahaya. saat mengonsumi vitamin C ini, pastikan Moms mengimbanginya dengan konsumsi air putih yang cukup ya Moms.

4. Jangan Keluar Rumah
Tips terakhir yang pasti adalah jangan keluar rumah. Hal ini pun sudah menjadi imbauan pemerintah daerah di kawasan bencana kabut asap bagi ibu hamil pada khususnya. kita tentu tidak berharap hal-hal yang tidak baik terjadi pada keselamatan ibu hamil dan bayi dalam kandungan kan, Moms? Jadi sebaiknya Moms yang sedang dalam masa kehamilan tetap tinggal di rumah untuk menghindari hal-hal buruk yang bisa terjadi akibat paparan kabut asap.

Semoga Moms sehat selalu ya, dan semoga bencana kabut asap di Indonesia ini segera berlalu tanpa jatuh korban lebih banyak lagi.