Setelah dan sesudah donor darah banyak hal yang harus moms perhatikan agar stamina tetap terjaga. Moms harus hindari meminum alkohol, cokelat, makanan tinggi protein, kopi dan teh. Hal tersebut dikarenakan saat donor darah, tubuh akan kehilangan banyak nutrisi. Maka dari itu untuk menjaga tubuh agar tidak lemas pasca donor darah, moms perlu mengonsumsi makanan yang mengandung gizi di bawah ini.

Vitamin C

Konsumsilah makanan yang mengandung vitamin C sebelum dan sesudah melakukan donor darah. Pada jeruk terdapat kandungan vitamin C yang tinggi, sehingga dapat mengurangi rasa pusing setelah donor darah. Jeruk juga bisa dikonsumsi dalam bentuk jus yakni meminumnya sebanyak 2 gelas setelah donor darah. Selain itu, vitamin C akan membantu menyerap zat besi dengan baik, sehingga asupan zat besi bisa diseimbangkan dengan asupan vitamin C. Selain jeruk, asupan lain yang mengandung vitamin C yakni kiwi, tomat, semangka, nanas, mangga, pepaya, stroberi dan masih banyak lagi.  

Vitamin C
baca juga

Air Mineral

Sebelum dan sesudah donor darah, pastikan menjaga asupan air mineral dalam tubuh dan jangan sampai tubuh kekurangan cairan. Saat melakukan donor darah, otomatis kandungan mineral dalam tubuh juga akan ikut berkurang dan tekanan darah juga akan berkurang sehingga menyebabkan tubuh lemas. Dengan minum 2 gelas air mineral sebelum donor darah, volume darah dalam tubuh akan tetap normal. Setelah melakukan donor darah pun pastikan meminum air mineral sebanyak 4 gelas, ya moms.

Air Mineral

Zat Besi

Makanan tinggi zat besi tidak hanya dikonsumsi sebelum donor darah, tetapi juga sesudah donor darah. Sel darah baru harus dihasilkan terlebih saat melakukan donor darah. Zat besi akan membantu menghasilkan dan mempertahankan sel darah merah. Selain itu, zat besi akan membantu membentuk hemoglobin dalam sel darah merah yang berfungsi mengikat oksigen yang akan diedarkan dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh. Sebelum donor darah, wajib konsumsi makanan yang mengandung zat besi, karena setelah donor darah kadar zat besi dalam tubuh ikut berkurang. Beberapa makanan yang mengandung zat besi antara lain tiram, kentang, bayam, tomat, daging sapi, kacang merah, dan lain-lain.
 

Zat Besi
baca juga

Folat

Makanan yang mengandung asam folat wajib moms konsumsi setelah donor darah. Makanan yang tinggi kandungan folat antara lain alpukat, kacang merah, brokoli, sayuran hijau, jus tomat, asparagus, jeruk, dan hati. Hati pun mengandung folat yang dapat membantu membentuk sel darah baru dan menjadi sumber energi yang baik untuk tubuh setelah donor darah.

Folat

Vitamin B6

Vitamin B6 bisa dikonsumsi setelah melakukan donor darah karena dapat membantu menghasilkan sel darah baru yang berkurang sesudah donor darah. Kekurangan vitamin B6 bisa menyebabkan kelelahan, terlebih setelah donor darah tubuh membutuhkan vitamin dan energi lebih. Makanan sumber vitamin B6 bisa moms dapatkan pada daging, gandum, sayuran hijau, dan biji-bijian.

Vitamin B6

Riboflavin

Vitamin B2 atau riboflavin tidak hanya bermanfaat bagi fungsi otak, tetapi juga mampu mengoptimalkan sel-sel darah dalam tubuh. Riboflavin akan membantu memproduksi sel darah merah, mengatasi masalah anemia. Riboflavin akan memberikan energi yang diperlukan tubuh setelah donor darah. Makanan yang mengandung riboflavin antara lain susu, telur, salmon, ubi jalar, jamur, rumput laut, dan lain-lain. Moms bisa konsumsi makanan-makanan tersebut sesudah donor darah, ya.

Riboflavin

Omega-3

Makanan lain yang wajib dikonsumsi setelah donor darah yakni makanan dengan kandungan omega-3 yang biasanya terdapat pada ikan tuna, udang, dan makarel. Pastikan moms memakan makanan yang tinggi nutrisi, karena setelah melakukan donor darah nutrisi dalam tubuh pun juga akan ikut berkurang.

Omega-3