Kerokan Mengatasi Masuk Angin, Boleh Enggak Sih Moms?

Kerokan dalam Mengatasi Masuk Angin

Pada dasarnya, dalam dunia medis tidak dikenal istilah masuk angin ya moms. istilah tersebut hanya yang biasa digunakan oleh masyarakat luas ketika merasakan gejala-gejala seperti mual, perut kembung, pegal-pegal, pusing atau sakit kepala. Saat merasakan gejala-gejala masuk angin tersebut, sebagian besar masyarakat memilih kerokan untuk mengatasinya.
 
Kerokan adalah salah satu pengobatan alternatif dengan menggosokkan logam secara berulang-ulang ke permukaan kulit yang telah diberi minyak angin atau balsem, sampai kulit tampak memerah. Permukaan kulit yang digosok biasanya pada daerah punggung atau leher. Pada umumnya, alat yang digunakan untuk kerokan adalah uang logam moms.
 
Warna kemerahan pada kulit, disebabkan oleh pelebaran dan pecahnya pembuluh darah di bawah kulit. Pada pembuluh darah yang kecil warna yang ditimbulkan adalah kemerahan dan mudah hilang. Namun pada pembuluh darah yang lebih besar, warnanya adalah biru keunguan dan lama hilang.
 
Pada proses kerokan, terjadi adanya pelepasan hormon endorfin sehingga mampu membuat tubuh merasa relaks atau lebih nyaman. Meski demikian, untuk keamanan melakukan kerokan masih harus memerlukan penelitian lebih lanjut ya, moms. Karena memang belum ada research ilmiah tentang kerokan.

Kerokan Mengatasi Masuk Angin, Boleh Enggak Sih Moms?

Dampak Negatif Kerokan

Kerokan memang memiliki beragam manfaat dalam mengatasi gejala-gejala masuk angin. Namun disamping itu, karena sebenarnya kerokan merupakan sebuah tindakan melukai kulit, ada beberapa dampak negatif yang dapat ditimbullkan dari kerokan yang perlu moms ketahui, diantaranya:

  • Kerokan dapat memicu pelebaran pembuluh darah sampai pecahnya pembuluh darah di bawah kulit, sehingga muncul warna merah pada bekas kerokan.
  • Infeksi kulit. Hal ini dapat lebih apabila kebersihan tidak begitu diperhatikan, baik itu kebersihan alat kerokan, atau kebersihan kulit saat melakukan kerokan.
  • Iritasi kulit karena goresan uang logam yang merusak barrier (lapisan kulit terluar) kulit, dan saat barrier kulit rusak kuman mudah masuk dan memperbesar resiko iritasi kulit. Selain karena rusaknya barrier kulit, iritasi juga dapat terjadi pada orang yang memiliki alergi pada uang logam, atau benda logam lainnya.
  • Dapat menimbulkan bekas luka yang susah hilang akibat iritasi yang berlanjut semakin parah.
baca juga
Kerokan Mengatasi Masuk Angin, Boleh Enggak Sih Moms?

Cara Mengatasi Masuk Angin

Ketika merasakan gejala-gejala masuk angin, moms dapat mengatasinya dengan memperhatikan hal-hal berikut yaitu:

  • Miliki waktu istirahat yang cukup
  • Banyak minum air putih
  • Makan makanan bergizi
  • Hindari aktifitas berat
  • Hindari minum minuman bercafein, minuman beralkohol, dan merokok.
  • Batasi makanan-makanan yang membuat perut tidak nyaman, seperti makanan pedas, atau berminyak.
  • Hindari langsung berbaring setelah makan
  • Waktu tidur yang cukup.

 
Meski sejauh ini belum ditemukan kasus fatal akibat kerokan, namun tidak dianjurkan melakukan kerokan dalam intensitas dan frekuensi yang berlebih ya moms. Semoga tetap sehat selalu.