Sebagian besar orang pasti sudah tahu apa itu KDRT atau kekerasan dalam rumah tangga. Meskipun merupakan salah satu bentuk dari pelanggaran hukum, di Indonesia KDRT masih marak terjadi. Dan ternyata KDRT bukan hanya kekerasan dalam bentuk fisik loh moms. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2004 Terdapat 4 jenis KDRT yang mungkin salah satunya tidak moms anggap sebagai bagian dari jenis KDRT.

KDRT dalam Bentuk Kekerasan Fisik

KDRT dalam bentuk kekerasan fisik adalah KDRT yang paling mudah terlihat dan dibuktikan. KDRT dalam bentuk kekerasan fisik maksudnya ialah segala bentuk tindakan yang dapat menimbulkan rasa sakit, luka-luka, dan membuat orang tak berdaya. Bentuk kekerasan fisik yang dilakukan bisa dengan tindakan memukul, menendang, dan menampar. KDRT jenis ini sangat membahayakan bagi korban karena bisa membuat nyawa korban terancam hingga meninggal dunia.

KDRT dalam Bentuk Kekerasan Fisik
baca juga

KDRT dalam Bentuk Kekerasan Psikis

Akibat dari kekerasan psikis yang didapatkan seseorang adalah rasa takut, trauma, depresi, rasa tak berdaya dan tak berharga, hingga hilangnya kepercayaan diri. Luka dari KDRT dalam bentuk kekerasan psikis ini memang tidak terlihat secara fisik. Tapi korban KDRT dalam bentuk psikis bisa mengalami depresi hingga melakukan bunuh diri. Kekerasan psikis yang didapat korban KDRT biasanya berupa kata-kata kasar, penghinaan, perintah yang memaksa, hingga ancaman yang menimbulkan rasa tertekan. 

KDRT dalam Bentuk Kekerasan Psikis

KDRT dalam Bentuk Kekerasan Seksual

KDRT bentuk ini mungkin menjadi jenis KDRT yang belum banyak disadari. Meskipun sudah menjadi pasangan suami istri, tapi bukan berarti salah satu pihak bisa memaksa pasangannya untuk berhubungan seksual loh moms. Kontak fisik yang tidak diinginkan oleh salah satu pihak, misalnya meraba, menyentuh organ intim, mencium, atau hubungan seksual yang tidak bisa diinginkan bisa digolongkan sebagai KDRT dalam bentuk kekerasan seksual.

Biasanya KDRT jenis ini akan menimbulkan rasa jijik, terhina, atau merasa dikendalikan. Hati-hati, kekerasan seksual yang dilakukan oleh pasangan bisa menimbulkan trauma, rasa sakit, luka fisik, bahkan cedera. 

KDRT dalam Bentuk Kekerasan Seksual
baca juga

KDRT dalam Bentuk Penelantaran Rumah Tangga

Tahukah moms, ternyata penelantaran rumah tangga atau seseorang yang membiarkan keluarganya hidup tanpa diberi biaya dan perawatan adalah termasuk bentuk dari tindakan KDRT lho. Seseorang yang secara hukum memiliki kewajiban untuk memelihara dan menafkahi keluarganya, tapi tidak melakukan hal tersebut adalah pelaku KDRT. Melarang seorang anggota keluarga untuk bekerja tetapi menelantarkannya juga termasuk dalam tindak pidana KDRT.

KDRT dalam Bentuk Penelantaran Rumah Tangga