Sabtu, 21 September 2019, langit di empat desa di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi ini berwarna semakin gelap seiring dengan pekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut. Seperti dilansir liputan6, seorang warga bernama Fitri menuturkan bahwa perubahan langit ini terjadi pada siang hari antara pukul 11.00 sampai 13.00 WIB.

Fenomena Langit Merah Saga Di Jambi, Ketahui Penyebab dan Dampaknya
source: https://www.liputan6.com/
"Iya betul siang hari ini dari jam 11.00 sampai 13.00 WIB cuaca gelap seperti menjelang malam hari, banyak warga yang menghidupkan lampu di rumah," kata Fitriyani, salah seorang warga di Desa Pematang Raman, Kumpeh, Muaro Jambi, Jambi
source: https://www.liputan6.com/

Perlu diketahui bahwa ada empat desa yang mengalami kondisi cuaca gelap pada siang hari. Keempat desa itu adalah Desa Pulo Mentaro, Desa Puding, Desa Betung dan Desa Pematang Raman. Warga di empat desa tersebut lebih banyak memilih beraktivitas di dalam rumah dari pada mengungsi. Ada dua desa yaitu Desa Puding dan Mentaro, Sabtu, karhutla terjadi di kawasan areal lahan dua perusahaan. Kebakaran ini mengakibatkan kabut asap terparah.

Penyebab Langit Merah Jambi

Menurut Agus Wibowo Soetarno, Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP), seperti dilansir CNNIndonesia mengatakan bahwa langit merah tersebut berhubungan dengan titik api di Muaro Jambi yang sangat tinggi. 

Penyebab Langit Merah Jambi
source: https://www.cnnindonesia.com/
"Ini data tadi pagi di Muaro Jambi, terjadinya hotspot 430 yang validitasnya di atas 80 persen. Jadi memang di sana banyak sekali titik api," kata Agus, Minggu (22/9).
source: https://www.cnnindonesia.com/

Hotspot tersebut menghasilkan asap dan debu yang berterbangan. Partikel itu terkena pantulan sinar matahari darn berubah menjadi berwarna merah. Partikel dari debu tersebut menyerupai panjang gelombang warna merah dan oranye.

Dampak negatif dalam fenomena ini ialah jarak pandang masyarakat yang terbatas. Selain itu asap dan debu yang berterbangan juga berbahaya bagi kesehatan warga.

baca juga

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Lutfi Fitriano Prakirawan BMKG. Dia mengatakan bahwa fenomena ini biasa disebut mie scattering atau hamburan mie. Penyebabnya diduga masih banyak titik panas di Muaro Jambi. 

Penyebab Langit Merah Jambi
source: https://www.kompas.tv/
"Kalau kita lihat berdasarkan satelit, memang terpantau asap di wilayah Muaro Jambi dari Kecamatan Jambi itu cukup pekat ya. Kepekatan, ketebalan asap tersebut cukup tinggi, cukup pekat, cukup tebal dan hal itulah yang bisa dikatakan menyebabkan terjadinya kondisi lingkungan terlihat merah." ujarLutfi Fitriano.
source: https://www.kompas.tv/

Apa Itu Scattering?

Scattering terjadi ketika partikel/gas molekul berukuran lebih besar dari partikel gerlombang elektromagnetik pada atmosfer. Gelombang elektromagnetik akan menabrak partikel atmosfer berukuran besar tersebut dan menyebabkan radiasi elektomagnetik dihamburkan. Ukuran partikel dan panjang gelombang yang berinteraksi bervariasi sehingga terdapat 3 jenis pemendaran (scattering), yaitu Rayleigh Scattering, Mie Scaterring small particle, dan Mie scaterring large particle.

Apa Itu Scattering?
source: http://hyperphysics.phy-astr.gsu.edu/

Rayleigh scaterrring menyebabkan langit berwarna biru, karena ketika terjadi perwujudan hamburan rayleigh panjang gelombang yang lebih pendek (blue) akan dihamburkan jauh lebih besar daripada panjang gelombang tampak yang lain.

Mie scaterring small particle menyebabkan langit berwarna Jingga saat senja. Udara mengandung banyak partikel kecil seperti debu dan air sehingga partikel akan memantulkan cahaya ke segala arah. Karena yang lebih banyak dipantulkan adalah gelombang dengan panjang gelombang yang lebih panjang, maka terlihat gelombang tampak warna Merah atau Orange.

Dalam pendaran mie large particle penghamburan panjang gelombang tampak dan infra merah berjumlah kurang lebih sama maka berakibat hamburan ini tidak selektif terhadap panjang gelombang sehingga cahaya biru, hijau dan merah dihamburkan dengan jumlah yang sama dan menyebabkan kabut dan awan tampak Putih.

baca juga

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) pun juga turut menanggapi perihal fenomena langit merah yang terjadi di Jambi yang diakibatkan asap karhutla. Menurut WALHI, pemerintah sebaiknya memasang alat pemantau pencemaran udara sebanyak mungkin agar dapat diketahui pasti partikel yang mengubah warna asap ini.

Semoga fenomena ini segera berakhir, dan masalah asap yang menimbulkan banyak sekali kerugian segera dapat diselesaikan.