1) Perhatikan latch on yang benar

Sebelum mulai menyusui, kamu harus mempelajari tentang posisi pelekatan atau latch on yang benar terlebih dahulu. Saat pelekatan, dekatkan bayi ke payudara dengan posisi bayi setinggi puting. Sentuh bagian bibir atas bayi dengan puting untuk merangsangnya membuka mulut. Begitu terbuka, bawa mulut bayi menuju payudara dengan gerakan cepat. Pastikan semua bagian areola terutama areola bawah masuk ke dalam mulut bayi. Kalau puting terasa sakit, itu berarti posisi latch on belum benar. Perbaiki posisi sampai kamu merasa nyaman, puting tidak sakit dan bayi tidak mengeluarkan suara mengisap terlalu keras saat menyusu.

source: https://www.captainmums.com


 

2) Susui bayi saat baru terjaga dari tidur

Waktu yang tepat menyusui adalah ketika bayi baru saja terjaga dari tidur. Umumnya bayi terbangun karena merasa lapar. Sebelum sadar betul, sebaiknya segera arahkan bayi untuk menyusu. Kalau mulut bayi belum menempel dengan baik pada payudara, setidaknya kamu akan lebih mudah memperbaikinya tanpa membuatnya rewel. Kalau menyusui dalam keadaan lapar berat, malah akan membuat puting makin sakit, akibat tekanan isapan yang kuat oleh bayi.

source: https://www.sciencedaily.com


 

baca juga

3) Menyusui sesering mungkin

Usahakan menyusui bayi sesering mungkin. Rata-rata bayi menyusu sekitar 8-12 kali dalam sehari. Dengan menyusui sesering mungkin, besar kemungkinan kamu tidak terkena mastitis atau peradangan jaringan payudara akibat menumpuknya ASI karena jumlah ASI yang dihasilkan tidak sebanding dengan yang dkeluarkan. Mastitis menyebabkan puting terasa sakit dan akhirnya kamu pun enggan menyusui.

source: http://www.boredpanda.com/breastfeeding-stories-moments-of-motherhood/


 

4) Gunakan kedua payudara secara bergantian

Biasakan menggunakan kedua payudara kanan dan kiri secara bergantian dan seimbang. Apabila kamu hanya menggunakan satu bagian payudara saja, misalnya bagian kanan saja, maka payudara kiri yang jarang digunakan akan membengkak. Payudara bengkak rasanya sakit bukan main lho, Ladies.

source: https://www.lansinoh.com/en/breastfeeding


 

baca juga

5) Konsultasikan tentang kondisimu ke dokter

Kalau ternyata latch on sudah tepat, tapi kamu masih merasa sakit saat menyusui, maka cari tahu kemungkinan penyebab yang lain. Segera minta bantuan dokter mengenai apa yang tengah kamu alami. Bisa saja karena infeksi jamur yang tertular dari mulut bayi. Gejala infeksi jamur yang bisa terlihat jelas seperti puting kemerahan, gatal dan payudara terasa nyeri. Dokter akan mengobati infeksi jamur baik yang ada di payudaramu maupun di mulut bayi.

source: http://bunkmag.com/page/2/


 

6) ASI adalah makanan terbaik untuk bayi, jadi jangan pernah menyerah menyusui!

Mungkin pada awalnya kamu akan kesulitan menemukan posisi pas dalam menyusui. Menyusui memang tidak mudah, tapi jangan pernah menyerah ya, ladies. Teruslah berusaha sampai kamu mahir dan menemukan posisi yang nyaman. Ingatlah kalau semua ini kamu lakukan demi memberikan yang terbaik untuk buah hatimu. Good luck!

 

source: http://www.momjunction.com/articles/adorable-mother-and-baby-images_00355204/

Semoga tips menyusui agar puting tidak sakit ini bermanfaat yah, ladies!