Sering diabaikan, pap smear merupakan hal yang penting dilakukan oleh wanita, terutama yang aktif melakukan hubungan seksual dan melahirkan. Pasalnya, pap smear menjadi jalan preventif bagi moms agar tidak terjangkit kanker serviks/kanker rahim serta mengetahui sejak dini jika ada gejala yang muncul.

Kanker serviks sendiri adalah jenis kanker ganas nomor dua yang paling banyak menghantui para wanita. Demi mencegah hal tersebut, Mommyasia menyarankan agar moms melakukan pap smear agar jika ada perkembangan sel serviks tidak normal di mulut dan leher rahim moms sudah bisa mencegah dari awal.

Pentingnya Pap Smear Bagi Kesehatan Wanita, Kapan Waktu yang Tepat Melakukannya?

Apa itu pap smear?

Pap smear alias tes pap adalah pemeriksaan dengan mengambil contoh sel-sel leher rahim kemudian dianalisa, sehingga dapat mendeteksi adanya sel-sel abnormal yang bisa berubah menjadi kanker serviks. Dengan melakukan pap semar moms dapat menurunkan penyakit mematikan hingga 80 persen loh! So, para dokter pun menganjurkan agar para wanita rutin pap smear.

Apa itu pap smear?
baca juga

Kapan wanita butuh melakukan tes pap smear?

Sebaiknya pap smear dilakukan setiap 2 tahun, sejak usia 21 tahun. Setelah menginjak 30 tahun, tes ini dapat dilakukan per 3 tahun. 

Di Indonesia sendiri, pap smear dianjurkan bagi wanita usia subur (20-45 tahun) yang sudah menikah atau aktif secara seksual. Pemeriksaan pap smear bisa sekaligus dengan tes yang lebih spesifik untuk mendeteksi HPV (Human Papillomavirus), terutama wanita di atas 30 tahun.

Terkadang dokter pun menganjurkan agar pasien memriksa lebih sering jika pasien memiliki faktor risiko tertentu, contohnya saja infeksi HIV, diagnosis memiliki sel prakanker pada pemeriksaan sebelumnya, memiliki riwayat kanker serviks, atau sistem imunitas tidak wajar (lemah).

Persiapan apa saja yang harus dilakukan sebelum pemeriksaan Pap Smear?

Sebelum menjalani pemeriksaan, disarankan moms tidak berhubungan intim atau mencuci vagina dengan sabun pembersih khusus selama 2-3 hari. Hal tersebut dilakukan demi mendapat hasil yang lebih akurat. Dianjurkan pula dilakukan setelah beberapa hari sebelum atau setelah menstruasi.

Persiapan apa saja yang harus dilakukan sebelum pemeriksaan Pap Smear?
baca juga

Berhubungan dengan vagina, bagaimana proses pap smear?

Prosesnya yang kurang nyaman, menjadi salah satu alasan para perempuan tidak ingin melakukan pap smear. Awalnya moms harus berbaring terlentang di meja pemeriksaan dengan posisi kaki terbuka lebar seperti wanita melahirkan.

Agar dinding vagina tetap terbuka dan dokter mengakses ke leher rahim, dimasukan suatu alat yang disebut spekulum (alat yang menyerupai cocor bebek) Ia akan mengambil sample kecil sel di leher rahim menggunakan spatula, saat itu lah perempuan akan merasakan dorongan dan goresan kecil yang tidak nyaman.

Berhubungan dengan vagina, bagaimana proses pap smear?

Namun jika perlu mengambil 2 sample, dokter akan mengambilnya menggunakan tangan. Prosesnya memang singkat, namun beberapa wanita mengalami pendaharan ringan setelah tes ini.

Setelah berhasil diambil, sample disimpan dan dikirimkan ke laboratorium untuk diuji apakah ada sel yang tidak normal tumbuh dalam tubuh moms. Selanjutnya, moms tinggal menunggu hasil laboratorium. Biasanya 1-2 minggu.

Demi kesehatan, apakah moms berani melakukannya?