Dilansir dari Haibunda, BJ Habibie lahir pada 25 Juni 1936. Semasa bayi, beliau merupakan bayi yang tidak bisa diam dan suka menangis. Beliau hanya tidur selama empat jam dalam sehari. Ayah BJ Habibie sampai menenangkan istrinya dengan berkata “Namanya bayi tahunya cuma menangis. Nanti juga berhenti kalau dia mulai besar.”, saking seringnya beliau menangis saat bayi.

Bermacam cara dilakukan agar BJ Habibie kecil tidak sering menangis lagi, sampai akhirnya oleh orangtuanya diperdengarkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan musik klasik.

Cara tersebut merupakan permulaan dalam pola asuh orangtua BJ Habibie. Selanjutnya apa saja yang dilakukan Bapak Alwi dan Ibu Toeti dalam mendidik ‘Bapak Demokrasi’ ini sehingga menjadi pribadi yang jenius dan religius?

Belajar Membaca dan Bahasa Asing Sejak Balita

Habibie kecil merupakan anak yang suka bertanya. Jika Ia belum mendapatkan jawaban atas pertanyannya, maka ia akan terus bertanya sampai puas. Ia juga tidak terlalu suka bermain dengan teman seusianya, Ia lebih senang bermain  sendiri, bahkan bermain catur melawan dirinya sendiri.

Karena papi Alwi sibuk bekerja dan tidak bisa menjawab semua pertanyaan Habibie kecil karena keterbatasan waktu, maka beliau mengajarkan Habibie membaca agar bisa tau jawaban semua pertanyaan lewat buku. Selain itu, orangtua Habibie memberikan buku berbahasa asing dan memberi kamus agar Habibie kecil dapat mengerti apa isi buku yang dibacanya.

Mau Si Kecil Jenius dan Religius? Ikuti Tips Mendidik Anak Ala Ortu BJ Habibie, Moms
source: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn%3AANd9GcRItddaCOFKanrr7ijnlhlGFvSODSVwdROp6WsgEb96d97-gKCi
baca juga

Harus Berbaur dan Tidak Boleh Manja

Lahir di keluarga yang berada tidak membuat Habibie menjadi pribadi yang sombong. Orangtua Habibie sangat menjunjung tinggi kesederhanaan walaupun mereka merupakan keluarga bangsawan. Anak-anak mereka diajarkan untuk selalu tampil sederhana dan berbaur dengan masyarakat sekitar, termasuk Habibie kecil. Ia yang lebih sering mengurung diri di kamar karena kegemarannya membaca buku dan gagap saat berbicara dengan orang lain, terpaksa harus keluar rumah main dengan masyarakat kampung karena itu adalah misi yang diberikan oleh orangtuanya.

Selain itu, Habibie kecil juga diajarkan hidup mandiri dengan cara disuruh mencari rumput untuk makan kuda, serta merawat kuda-kudanya. Habibie juga diajarkan bagaimana berkebin yang baik, tidak hanya dengan uang tapi juga dengan ilmu.

Mau Si Kecil Jenius dan Religius? Ikuti Tips Mendidik Anak Ala Ortu BJ Habibie, Moms
source: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn%3AANd9GcRYeg3dWfm2wlTlCq577BoMTIfZkLQcttN4bzmmwAzV1fBY3ikD

Nasehat Agar Menjadi Mata Air

“Kalau kamu baik, semua di sekelilingmu juga akan baik. Kalau kamu kotor, semua di sekitarmu juga akan mati,” begitu kata papi Alwi saat mengajak Habibie kecil menceburkan kaki ke sungai setelah putranya kelelahan seusai mencari rumput untuk kuda-kudanya.

Nasehat ini diberikan kepada Rudy, sapaan Habibie sejak kecil agar kelak Ia akan memberikan manfaat bagi orang lain di sekitarnya.

Mau Si Kecil Jenius dan Religius? Ikuti Tips Mendidik Anak Ala Ortu BJ Habibie, Moms
source: https://cdn-brilio-net.cdn.ampproject.org/ii/w820/s/cdn.brilio.net/news/2016/06/25/68002/318495-bj-habibie-anak-anak.jpg
baca juga

Memberikan Pendidikan dengan Perpaduan Tradisi Islam-Jawa-Belanda

Alwi Abdul Jalil Habibie merupakan putra dari ulama terkenal di Gorontalo, sehingga merupakan keluarga Islam yang kuat. Sedangkan mami Toeti berasal dari keluarga bangsawan Jawa yang terpelajar. Papi Alwi dan mami Toeti memadukan agama Islam dan tradisi Jawa dalam mendidik anak-anaknya. Habibie kecil dan saudara-saudaranya disekolahkan di sekolah yang terbaik saat itu, yaitu di sekolah Belanda, dimana disana sangat ditekankan kedisiplinan. Di sekolah Belanda juga diajarkan tentang agama lain selain agama Islam. Tapi, karena dasar agama Islam yang kuat sudah diberikan di rumah, maka kedua orangtua Habibie tidak merasa takut anak-anaknya akan melakukan segala hal yang dilarang oleh agaka Islam.

Dengan perpaduan tradisi Islam, Jawa, dan belanda, orangtua Habibie berhasil mendidik anak-anaknya menjadi sosok yang disiplin dan juga religius. Di rumah, pendidikan dunia dan akhirat sangat berjalan seimbang. Habibie dan saudara-saudaranya selalu sholat berjamaah dan membaca Al-Qur’an setelah sholat. Papi Alwi selalu menjadi imam saat sholat berjamaah. Bahkan, papi Alwi wafat saat sedang menjadi imam sholat Maghrib bagi istri dan anak-anaknya.

Mau Si Kecil Jenius dan Religius? Ikuti Tips Mendidik Anak Ala Ortu BJ Habibie, Moms
source: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn%3AANd9GcS5GiEVccEguIS_JPc1ASoqjrYfdko47DTKqVcB2bH3ZKtu-86z

Demikian kisah tentang Habibie kecil yang jenius dan religius dan bagaimana kedua orangtua memberi pendidikan sejak dini. Semoga bermanfaat Moms!