Aman Tidaknya Naik Motor Saat Hamil

Sepeda motor merupakan salah satu moda transportasi yang umum digunakan oleh warga Indonesia. Laki-laki maupun perempuan, tua dan muda masih mengandalkan sepeda motor untuk pergi ke suatu tempat. Tapi bagaimana jika kamu sedang hamil? Apakah tetap aman mengendarai sepeda motor? 

Ternyata, menggunakan sepeda motor untuk pergi ke suatu tempat selama hamil tidaklah dilarang secara medis. Hanya saja sebelum naik motor, selalu pastikan kondisi kandunganmu selalu sehat dan tak ada tanda-tanda flek, perdarahan, perut kram dan sudah mendapat pemeriksaan dari dokter. Pemeriksaan ini tentu saja dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diiinginkan saat kamu sedang di dalam perjalanan naik motor. 
 
source: https://www.shutterstock.com


 

baca juga

Benarkan Guncangan Berpengaruh pada Janin Di Dalam Perut?

Salah satu hal yang menjadi kekhawatiran ibu saat naik motor adalah terjadinya hentakan saat mengendarai motor. Sebenarnya, hentakan atau guncangan ini tidak hanya dialami saat naik motor saja lho, Moms. Tapi juga saat menggunakan sarana transportasi lain seperti bus, mobil dan lain-lain. 

Tidak perlu khawatir dengan guncangan berskala ringan yang kamu alami. Alasannya karena guncangan itu tidak begitu memengaruhi kandungan. Rahim disusun atas otot tebal, plasenta, dan cairan ketuban yang melindungi janin sehingga tetap aman. Kamu seharusnya lebih hati-hati mengendarai motor agar tidak mengalami kecelakaan sehingga kamu terjatuh. Hal inilah yang sebenarnya sangat berbahaya. 
 

source: http://www.bbc.com


 

Panduan Naik Motor untuk Ibu Hamil

Moms, meski tidak dilarang tapi kamu harus tetap berhati-hati saat naik motor, ya. Itu semua wajib kamu lakukan agar kehamilanmu berjalan lancar. Nah, berikut beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat naik motor: 

  1. Pastikan kamu tidak kelelahan dan sudah beristirahat dengan cukup sebelum mengendarai motor. Selain itu, kandunganmu dalam kondisi normal, tidak nyeri ataupun kram. Dengan kondisi tubuh yang fit, maka kamu akan lebih berkonsentrasi saat mengendarai motor. 
  2. Pastikan ada yang menemanimu saat naik motor, baik itu suami atau anggota keluarga lain. Mintalah dibonceng oleh mereka ataupun kamu bisa menggunakan jasa ojek online. Terus terang kepada mereka bahwa kamu sedang hamil, agar mereka mengendarai motor secara perlahan dan lebih hati-hati. 
  3. Gunakan perlengkapan yang membuatmu aman dan nyaman selama berkendara, misalnya masker untuk menangkal polusi, kacamata, sepatu, pakaian berlengan panjang serta pastikan helm telah terpasang dengan baik di kepala. 
  4. Sebenarnya belum ada batasan usia kehamilan di mana kamu tidak dianjurkan untuk berkendara dengan sepeda motor. Beberapa tenaga kesehatan merekomendasikan agar kamu menghindari naik motor saat kehamilan sudah lebih dari 32 minggu. Di sini perut semakin membesar dan bisa saja tertekan saat kamu naik motor. 
  5. Meski enggak ada ketentuan jarak, tapi pertimbangkanlah berkendara dengan jarak yang jauh. Terlalu lama duduk di sepeda motor mungkin akan membuatmu kelelahan dan hal ini tentunya enggak baik bagi kehamilanmu. 
source: http://thestir.cafemom.com

So, itu dia hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan ibu hamil selama berkendara dengan motor. Perhatikan dengan baik ya, Moms! Selalu berhati-hati ketika sedang dalam perjalanan.