Tiba-Tiba Hobi Lembur

Jika Dads tiba-tiba suka lembur padahal sebelumnya tidak pernah lembur sama sekali, patut dicurigai nih, Moms! Kerja lembur adalah alasan klise para suami untuk keluar dari rumah. Tapi Moms jangan konfirmasi ke kantor suami untuk memastikannya, ya. Bisa-bisa Dads tahu kalau Moms curiga. Lebih baik perhatikan sikap-sikap suami lainnya, apakah ada perubahan dari kebiasaan sebelumnya.

Tiba-Tiba Hobi Lembur
source: http://liputan8.com/

Sibuk dengan Ponsel

Ciri pria selingkuh yang kedua adalah dia memilih sibuk dengan ponselnya dibandingkan dengan ngobrol bersama Mommies. Seperti kebiasaan ABG yang tengah jatuh cinta, hal ini selalu melanda pria yang berselingkuh. Terlebih jika HP suami di-password! Ada yang dirahasiakan nih, Moms. Coba Moms pinjam HP Dads, apakah Dads mengizinkannya?

Sibuk dengan Ponsel
source: https://www.gulalives.co/
baca juga

Mudah Marah

Ciri pria selingkuh selanjutnya adalah sering mudah marah. Kesalahan kecil istri dan anak membuat Dads tersulut emosi dan meledak-ledak. Tak perlu diragukan lagi, jika suami benar-benar memiliki wanita idaman lain. Suami dan ayah yang lembut sudah tidak ada lagi.

Mudah Marah
source: https://bramardianto.com/

Suka Bersolek

Jika Dads sedang dilanda asmara dengan wanita lain biasanya Dads tiba-tiba suka bersolek. Suami yang tiba-tiba seperti ABG jatuh cinta dapat dipastikan selingkuh! Jika memang ini yang dilakukan suami Moms, Moms hanya perlu mencari tahu siapa selingkuhannya.

Suka Bersolek
source: https://foltibaffi.co.id/
baca juga

Tidak Lagi Berbagi Perasaan

Jika Dads tidak lagi berbagi perasaan atau opininya dengan Mommies, itu artinya Moms dianggap bukan pendengar yang baik. Perlu hati-hati nih, Moms. Ini adalah bahaya besar. Karena dari titik ini, Dads akan mencari sosok lain yang bersedia mendengarkannya.

Tidak Lagi Berbagi Perasaan
source: https://doktersehat.com/

Bagaimana, Moms? Kira-kira adakah ciri-ciri yang sudah disebutkan tadi dilakukan oleh Dads? Jika ternyata memang Dads terbukti selingkuh, sebaiknya Moms bicarakan baik-baik ya, Moms. Saling koreksi diri. Agar ditemukan jalan keluar yang pasti.