Susu evaporasi

Susu evaporasi adalah susu sapi yang 60 persen kadar airnya dihilangkan dari susu segar dengan cara dipanaskan. Susu yang dipanaskan akan menguap sehingga kandungan airnya menjadi lebih sedikit sehingga akhirnya mengental. Susu ini bisa disimpan dalam waktu lama dan tidak gampang basi.

Warna susu evaporasi ini tidak terlalu putih, bahkan cenderung kuning. Hal ini disebabkan karena terciptanya karamel yang berasal dari panas selama proses evaporasi. Namun Moms tak perlu khawatir, karena kandungan laktosa, mineral, lemak, kalsium, dan vitamin tetap dipertahankan selama proses dipanaskan. 

Mengenal Susu Evaporasi, Kandungan, Manfaat dan Bahayanya Bagi Si Kecil
source: https://m.bukalapak.com/amp/products/s/susu-evaporasi-fn

Untuk membuatnya, Moms dapat menambahkan air kembali ke dalamnya. Metode ini muncul sejak lama, sebelum ditemukannya kulkas atau mesin pendingin lainnya. Cara ini merupakan cara menyimpan susu agar lebih tahan lama tanpa mengurangi kadar nutrisi di dalamnya.

Susu evaporasi tahan dalam kulkas dengan suhu 10-15 Celcius. Supaya kualitasnya terjamin, pindahkan susu evaporasi ke dalam wadah kedap udara dan kering sebelum masuk kulkas, lalu pakailah sebelum 1-2 minggu. Tapi jika tak berniat memakainya dalam waktu dekat, sebaiknya simpan dalam freezer saja. Susu evaporasi bisa tahan 6-8 minggu. Jika ingin mencairkannya, lakukan proses thawing dengan memasukkannya terlebih dahulu ke dalam kulkas selama 24 jam, lalu susu evaporasi siap digunakan.

Kandungan nutrisi susu evaporasi

Tiap 100 ml susu evaporated mengandung 74 gram air, selain itu masih ada:

  • 134 kalori
  • 6.8 gram protein
  • 7.5 gram lemak
  • 10 gram karbohidrat
  • 240 mg kalsium
Mengenal Susu Evaporasi, Kandungan, Manfaat dan Bahayanya Bagi Si Kecil
source: https://jateng.tribunnews.com/amp/2018/08/23/david-sebut-produk-susu-kental-manis-sudah-ikuti-aturan-bpom

Mineral yang terdapat pada susu evaporated selain kalsium adalah magnesium, fosfor, zat besi, kalium, natrium dan zinc.

Sementara itu, ada beberapa produk susu evaporasi yang sudah difortifikasi (diperkaya) vitamin C, tiamin, riboflavin, niacin, vitamin B-6, vitamin B-12, vitamin A dan folat. Setengah cangkir susu evaporasi dapat memenuhi 30% kalsium harian si kecil.

baca juga

Manfaat susu evaporasi bagi si kecil

Susu evaporasi memiliki kandungan gizi yang tidak jauh berbeda dengan susu segar, sehingga dapat menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan kalsium harian. 

Selain itu, mengonsumsi susu ini bisa membantu mencukupi kebutuhan protein tubuh harian si kecil sebanyak 4 persen. Seperti kita tahu, protein adalah nutrisi penting yang diperlukan bagi tumbuh kembang si kecil. Jika dalam asupan sehari-harinya kekurangan protein bisa mengakibatkan si kecil mengalami gizi buruk.

Mengenal Susu Evaporasi, Kandungan, Manfaat dan Bahayanya Bagi Si Kecil
source: https://m.klikdokter.com/amp/3622038/bolehkah-balita-minum-susu-kental-manis

Pilihlah susu evaporasi yang unsweetened ya, Moms. Karena susu ini tidak mengandung gula yang tentunya lebih sehat dikonsumsi si kecil. Dan juga tidak akan menyebabkan karies pada gigi. Selain dapat diminum si kecil, susu evaporasi dapat Moms gunakan untuk mengolah beragam hidangan bergizi untuk keluarga.

Bahaya susu evaporasi bagi si kecil

Dari beberapa manfaat yang bisa diambil dari susu evaporasi, bukan berarti tidak ada bahaya ya Moms. Meskipun sudah dipanaskan dan disterilisasi, susu evaporasi tetap mengandung sejumlah laktosa. Laktosa adalah salah satu molekul gula yang terdiri atas gabungan dua molekul gula yang lebih kecil, yaitu glukosa dan galaktosa. 

Laktosa banyak ditemukan pada susu atau produk-produk berbahan dasar susu lainnya. Penyerapan laktosa dalam tubuh membutuhkan enzim laktase, yaitu enzim yang ditemukan pada usus. Enzim ini akan mengurai laktosa menjadi glukosa dan galaktosa yang kemudian akan diserap di usus halus.

Mengenal Susu Evaporasi, Kandungan, Manfaat dan Bahayanya Bagi Si Kecil
source: https://hellosehat.com/parenting/kesehatan-anak/intoleransi-laktosa-pada-anak/amp/

Intoleransi laktosa adalah kondisi di mana tubuh tidak mampu menyerap laktosa dengan baik. Ini bisa jadi akibat gangguan produksi enzim laktase pada tubuh si kecil. Bila memiliki kondisi ini, ketika mengonsumsi berbagai produk susu, tubuh si kecil akan intoleran alias tidak bisa menerimanya dengan baik. Terutama kalau si kecil mengonsumsi produk susu terlalu banyak.

Bukannya diserap oleh tubuh, laktosa yang masuk dan tidak bisa dicerna ini justru akan menimbulkan berbagai reaksi atau gejala gangguan pencernaan. Misalnya perut kembung, sakit perut, atau mual. 

Hindari juga pemberian susu evaporasi pada anak yang mempunyai alergi terhadap susu sapi. Karena protein yang dicerna dalam susu dapat merangsang reaksi alergi mulai dari reaksi ringan (seperti munculnya ruam, gatal-gatal, dan bengkak) sampai reaksi yang berat (seperti sulit bernapas dan kehilangan kesadaran).

Berikut tadi seputar susu evaporasi untuk si kecil. Dalam pemberiannya tetap harus dibatasi ya, Moms. Semoga informasi ini bermanfaat.