1. Mengatasi Jerawat

Jerawat adalah masalah kulit paling umum ketika hamil terutama pada trimester pertama. Cara mengatasinya, rutin bersihkan kulit wajah dengan toning dan pelembab yang aman digunakan saat masa hamil. Jika ingin mengobati dengan cara herbal, gunakan daun mint yang dihaluskan, oleskan pada wajah lalu bilas dengan air hangat. Bisa juga gunakan buah pala yang dicampur susu, oleskan pada wajah dan tunggu hingga kering sebelum dibilas. Jika ingin melakukan pengobatan secara medis bisa mengkonsumsi obat penghilang jerawat, tapi sesuai resep dokter agar tak mempengaruhi kehamilan.

source: http://www.katalogibu.com/

2. Mengatasi Ruam

Ruam juga sangat umum terjadi selama kehamilan pada lipatan antara dan di bawah payudara, paha bagian dalam serta daerah kemaluan. Cara mengatasi ruam cukup mudah, mandi air hangat, hindari menggunakan parfum, lotion dan sabun yang keras dan produk yang mengandung alkohol, jika ruam tetap saja ada, kompres dengan air dingin pada bagian tubuh yang terinfeksi atau segera konsultasikan ke dokter kulit.

source: https://mediskus.com/
baca juga

3. Mengatasi Kulit Gatal

Kulit gatal umum terjadi pada saat hamil dibagian perut, telapak tangan dan kaki. Ini disebabkan kolestasis yakni penumpukan cairan empedu dalam darah. Mengatasi gatal saat hamil terbilang mudah, cukup mengkonsumsi makanan yang mengandung minyak zaitun, meningkatkan asupan makanan yang kaya vitamin A, D dan Asam Linoleat. Selain itu, rasa gatal ini juga bisa diatasi dengan minum air putih yang cukup serta mengoleskan gel Aloe Vera pada bagian tubuh yang terasa gatal.

source: http://www.tentangibu.com/

4. Mengatasi Melasma

Melasma adalah berubahnya warna kulit menjadi lebih gelap dibandingkan kulit di bagian lain, biasanya terjadi di bagian dahi, pipi dan dagu. Hal ini terjadi karena peningkatan kadar melanin serta perubahan hormonal saat hamil. Melasma bisa dihindari dengan tidak keluar rumah pada sore hari serta gunakan tabir surya dengan SPF tinggi jika berada diluar rumah. Cara mengatasi Melasma cukup dengan cara tradisional, yakni mengoleskan campuran santan dan bubuk kunyit lalu diamkan 10 menit sebelum dicuci.

source: http://www.stawbelly.com
baca juga

5. Mengatasi Kulit Menggantung

Masalah kulit menggantung biasanya ditemukan di dada, leher, punggung, bawah payudara dan di bagian kemaluan. Masalah ini biasanya muncul ketika hamil tua. Penyebab utama kulit menggantung adalah aktivitas hormonal dan gesekan kulit akibat kenaikan berat badan karena kehamilan. Mengatasinya bisa dengan mengoleskan jus lemon, tapi bagi wanita yang ingin menghilangkan kulit menggantung secara cepat, bisa menggunakan perawatan medis dengan prosedur dermatologis, pemotongan dan pembekuan.

source: https://www.google.co.id/

6. Mengatasi Stretch Mark

Stretch mark adalah garis-garis berwarna merah, ungu, merah muda atau putih yang terjadi pada perut Anda. Stretch mark terjadi karena kulit membentang untuk mengakomodasi janin yang sedang berkembang pesat. Stretch mark merupakan masalah kulit yang paling banyak dikeluhkan wanita karena akan meninggalkan bekas hingga usai melahirkan. Untuk mengatasinya, bisa dipijat dengan minyak yang mengandung vitamin E atau minyak zaitun, bisa dengan mengoleskan putih telur atau jus lemon.

source: http://www.cantikitu.com

7. Mengatasi Varises

Varises adalah pembuluh darah yang membesar di dekat permukaan kulit. Pembuluh darah berwarna ungu atau biru biasa muncul di kaki selama kehamilan. Kadang-kadang kulit di dekat varises terasa gatal bahkan terasa berat dan sakit. Untuk mengatasi varises, sebaiknya hindari kelebihan berat badan dengan rutin olahraga. Upayakan tidak berdiri atau duduk dalam waktu yang lama, tidak menyilangkan pergelangan kaki atau paha saat duduk serta meninggikan kaki dengan bangku atau bantal saat duduk atau berbaring.

source: http://www.curhatbidan.com