Tersenyum

Ketika melihat senyuman si kecil untuk pertama kali, pasti Moms sudah dibuat jatuh cinta berjuta kali sejak si kecil lahir. Dan senyumannya membuat cinta Moms bertambah berkali lipat tentunya. Saat bayi baru berusia beberapa jam dan tersenyum, ternyata si kecil bukan tersenyum spontan.

Tersenyum
source: https://www.halodoc.com/

Namun, bayi justru memberikan senyum yang bersifat timbal balik, artinya si kecil tersenyum untuk menanggapi senyum dari orang lain. Ini pertanda bahwa beberapa bagian otak yang berbeda sedang matang. Bayi bisa melihat jarak pendek, termasuk saat Moms tersenyum padanya dan ia pun tersenyum sendiri sebagai balasannya. Hal ini dapat meningkatkan ikatan karena menjadi salah satu bentuk komunikasi pertama antara orang tua dan anak. Moms juga jadi lebih semangat deh pastinya.

Bersuara Aah Aah

Saat pertama kali mendengar suara si kecil yang meski hanya berisi "Aahh..Ahh" atau "Uuuh..Uhh" tentu sudah sangat menyenangkan ya, Moms. Selama beberapa minggu pertama bayi akan berkomunikasi terutama lewat tangisan. Tetapi sekitar 8 minggu, ada banyak aktivitas yang mulai terjadi di lobus temporal depan otak (pusat bicara otak) yang memungkinkan si kecil melakukan banyak hal sekaligus, mulai dari tersenyum sambil matanya mengikuti gerakan dan bisa bersuara.

Bersuara Aah Aah
source: https://www.kaskus.co.id/
baca juga

Mengoceh

Berbeda dengan ocehan orang dewasa, ocehan bayi pasti akan terdengar seperti lagu merdu yang ingin Moms dengar berulang-ulang sambil tersenyum dan tertawa. Itulah hebatnya hubungan ibu dan anak. Ketika mengoceh bayi menggunakan lidah dan bagian depan mulut (tenggorokan) untuk membuat suara seperti “nah nah nah” dan “bah bah bah”. Situasi atau pemandangan yang berbeda bisa menginspirasi si kecil untuk mengocehkan ‘kata-kata’ lain.

Mengoceh
source: https://www.motherandbaby.co.id/

Hal ini pada akhirnya akan membuat si kecil berkembang lebih pesat, yaitu celoteh dua arah pada usia 6 – 8 bulan. Ini menunjukkan bahwa si kecil belajar untuk merespons suara orang lain menggunakan suaranya sendiri. Jadi sering-sering ajak si kecil bicara ya, Moms.

Meraih Sesuatu

Ketika menginjak usia 5-7 bulan, si kecil akan mulai belajar meraih sesuatu di dekatnya. Hal ini menunjukkan keinginan, minat, dan keingintahuan yang semuanya penting untuk dipelajari. Nah, untuk mendukung kemampuannya meraih dan mencapai sesuatu, sebaiknya Moms menurunkan si kecil ke lantai dan letakkan mainan favoritnya di luar jangkauan si kecil. Semakin banyak peluang yang Moms buat, semakin Moms melibatkan indranya dan membujuknya untuk menyentuh, mencium, melihat, dan belajar tentang objek.

Meraih Sesuatu
source: https://www.popmama.com/

Nah Moms, itu tadi 4 momen emas si kecil yang tidak boleh Moms lewatkan. Bahkan kalau perlu Moms rekam momen-momen emas si kecil. Pasti nantinya setelah dia sekolah, Moms akan kangen dengan hal-hal kecil yang si kecil lakukan.