BPJS memang sempat mengeluarkan beberapa kebijakan yang membuat sebagian masyarakat gemas. Semua itu tentu ada hubungannya dengan iuran BPJS. Mulai dari sulitnya mengurus SIM dan paspor bagi masyarakat yang menunggak iuran hingga BPJS yang menyiapkan sekitar 3000 penagih utang. Belum lagi pemerintah berencana untuk menaikan iuran bagi peserta BPJS Kesehatan yang akan dimulai pada awal tahun 2020.

Kebijakan-kebijakan tersebut akhirnya benar-benar membuat jengkel masyarakat. Saking jengkelnya, sampai ada seorang netizen yang menulis cuitan lucu soal kebijakan itu. Seperti dilansir insertliveseorang netizen bernama Anna Suezann melalui akun twitternya @Anna_MaSue menuliskan cuitan.

"Bagi para penunggak BPJS, siap-siap akan didatangi DEBT COLLECTOR ya! Entah apa yang merasukimu, BPJS..," tulis akun @Anna_MaSue.

Nunggak Iuran BPJS? Siap-Siap Ditagih 3000 Tukang Tagih BPJS, Nih!

Banyak juga netizen lain yang menanggapi cuitan dari @Anna_MaSue tersebut. Mereka kut menyindir BPJS dengan mengaitkannya dengan karakter Joker. Para netizen seakan beranggapan bahwa sosok Joker bisa tercipta dari kegagalan pemerintah mengelola. 

baca juga

Seperti akun @vctrkmng yang memberikan komentar, "Joker adalah korban gagalnya pemerentah mengelola BPJS.," komentar akun @@vctrkmng.

Nunggak Iuran BPJS? Siap-Siap Ditagih 3000 Tukang Tagih BPJS, Nih!

Rencananya BPJS Kesehatan bakal terus melakukan sosialisasi bahkan penagihan langsung kepada 15 juta peserta yang saat ini masih menunggak pembayaran premi. Penagihan langsung ini ternyata dilakukan oleh para relawan.

Menurut Kepala Humas BPJS Kesehatan, Muhammad Iqbal Anas Ma'ruf seperti dilansir CnbcIndonesia, mengatakan bahwa penagihan langsung ini dilakukan oleh relawan kader JKN. Penagihannya dilakukan melalui tele-collecting, menelpon ke peserta yang menunggak, SMS dan menerjunkan kader JKN.

Nunggak Iuran BPJS? Siap-Siap Ditagih 3000 Tukang Tagih BPJS, Nih!
source: https://www.insertlive.com/
"Penagihan langsung ini kami kan ada relawan kader JKN. Jadi kami itu menggunakan tele-collecting, menelpon ke peserta yang menunggak, kemudian ada juga dengan SMS dan menerjunkan kader JKN," kata Kepala Humas BPJS Kesehatan Muhammad Iqbal Anas Ma'ruf kepada CNBC Indonesia, Senin (23/9/2019).
source: https://www.insertlive.com/

Namun meski kader JKN melakukan penagihan layaknya seorang 'debt collector', Iqbal menjelaskan relawan ini tidak diperkenankan meminta uang secara langsung. Namun, peserta akan diarahkan ke tempat pembayaran resmi.

Kira-kira Moms punya tunggakan iuran BPJS nggak, ya? Kalau Moms punya iuran BPJS yang tertunggak, wah, siap-siap ditagih ya, Moms.