1. Cacat Jantung Bawaan

Berbagai zat beracun dalam rokok tentunya akan meresap pada plasenta dan sampai ke janin. Paparan zat berbahaya dalam rokok dapat mengakibatkan bayi dalam kandungan menderita cacat jantung bawaan. Selain itu racun dari rokok dapat menyebabkan denyut jantung bayi berdetak lebih cepat dari batas normal. Hal tersebut bisa berisiko bayi terkena serangan jantung dan menyebabkan kematian mendadak. 

source: http://newsmomsneed.marchofdimes.org

2. Gangguan Plasenta

Plasenta dalam janin merupakan 'teman' si bayi di dalam kandungan. Plasenta berfungsi menyalurkan segala hal yang dikonsumsi si ibu, seperti makanan dan tak terkecuali asap rokok. Jika plasenta sudah terkontaminasi oleh zat rokok maka akan menyebabkan jantung bayi tidak berfungsi dengan normal. Akibat paparan zat rokok, plasenta tak dapat menyalurkan makanan maupun oksigen dari ibu ke janin secara baik. 

source: http://prematurebaby.info
baca juga

3. Berat Badan Bayi Tidak Normal

Jika sejak bayi dalam kandungan sudah terkontaminasi oleh zat berbahaya seperti rokok, maka akan berakibat berat badan bayil tidak normal ketika lahir. Hal ini disebabkan karena nikotin yang masuk ke dalam janin akan memengaruhi jumlah oksigen yang diterima oleh bayi. Zat berbahaya nikotin ini membuat saluran pembuluh darah plasenta menjadi sempit sehingga bayi kekurangan oksigen dan berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya. 


 

source: https://verywell.com

4. Penyakit Paru-paru Bawaan

Hentikan sekarang juga kebiasaan merokok jika tidak ingin bayi lahir dengan kondisi cacat paru-paru bawaan. Saat ibu hamil merokok, maka otomatis janin banyak bersentuhan dengan zat kimia berbahaya dalam rokok. Ketika lahir bayi akan mengalami cacat paru-paru bawaan dan akan menderita gangguan pernapasan seiring pertambahan usianya. 

source: http://www.iran-daily.com